SAMPANG, Media Edy Macan – Kebahagiaan menyelimuti ratusan anak yatim piatu dalam kegiatan santunan yang digelar oleh Madas Sedarah bersama Pemuda Rempetir Lepelle di Desa Lepelle, Kecamatan Robatal, Kabupaten Sampang, Kamis (25/6/2026).
Sebanyak 105 anak yatim piatu yang berasal dari empat desa, yakni Desa Lepelle, Robatal, Gunung Kesan, dan Palenggiyan, menerima santunan dalam kegiatan sosial yang telah menjadi agenda rutin tahunan tersebut.
Kegiatan yang berlangsung penuh khidmat dan kekeluargaan ini merupakan program kepedulian sosial yang telah berjalan selama tujuh tahun berturut-turut. Setiap tahunnya, Madas Sedarah bersama Pemuda Rempetir Lepelle secara konsisten melaksanakan santunan anak yatim pada bulan Muharram sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama.
Acara diawali dengan pembacaan tahlil dan doa bersama, kemudian dilanjutkan dengan penyerahan santunan berupa paket sembako, uang saku, serta perlengkapan sekolah kepada para anak yatim piatu. Suasana haru dan bahagia tampak menghiasi wajah para penerima santunan saat menerima bantuan secara langsung dari pengurus Madas Sedarah dan para pemuda Rempetir Lepelle.
Sekretaris Madas Sedarah DPD Jawa Barat, Rifa'i Azar, mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk nyata kepedulian organisasi bersama para pemuda terhadap anak-anak yatim.
"Kegiatan ini adalah bukti kekompakan Madas Sedarah bersama Pemuda Rempetir Lepelle. Santunan kepada 105 anak yatim piatu ini rutin dilaksanakan setiap tahun dan InsyaAllah akan terus kami lanjutkan. Ini adalah amanah sekaligus wujud kepedulian kami kepada adik-adik yatim," ujarnya.
Sementara itu, Ketua Remaja Rempetir Lepelle, Saladin, S.Pd, menyampaikan bahwa para pemuda selalu siap menjadi garda terdepan dalam kegiatan sosial yang bermanfaat bagi masyarakat.
"Pemuda siap menjadi garda terdepan. Kami bahu-membahu bersama Madas Sedarah menyiapkan acara ini dari awal hingga selesai. Senyum dan kebahagiaan adik-adik yatim adalah kebanggaan terbesar bagi kami," ungkapnya.
Kegiatan kemudian ditutup dengan tausiyah agama dan doa bersama yang dipanjatkan untuk keselamatan serta masa depan anak-anak yatim agar tumbuh menjadi generasi yang saleh, berakhlak mulia, dan berguna bagi agama, bangsa, dan negara.
Warga sekitar turut hadir dan memeriahkan kegiatan melalui acara tasyakuran yang semakin mempererat tali silaturahmi antarwarga dan organisasi kemasyarakatan.
Di kesempatan yang sama, Panglima Edi Saladi selaku koordinator acara berharap kegiatan sosial tersebut dapat terus istiqomah dilaksanakan setiap tahun serta mengajak para dermawan dan masyarakat luas untuk ikut berpartisipasi dalam membantu dan memperhatikan kesejahteraan anak-anak yatim piatu.

Posting Komentar