REMBANG, Media Edy Macan – Madrasah Aliyah (MA) Riyadlotut Thalabah yang akrab dikenal dengan MA RIYAD menggelar acara sosialisasi program pendidikan yang melibatkan peran aktif orang tua dan wali murid, khususnya bagi siswa-siswi kelas XI.
Acara yang berlangsung khidmat ini bertujuan untuk memperkuat sinergi antara lembaga pendidikan dan keluarga, guna menciptakan ekosistem belajar yang kondusif bagi generasi muda.
Dalam sambutannya, Kepala Madrasah Aliyah Riyadlotut Thalabah Sedan, Drs. H. Anshori, M.Si., menekankan bahwa pendidikan yang holistik tidak hanya bertumpu pada peran guru di sekolah, melainkan juga membutuhkan pemahaman mendalam dari orang tua terhadap seluruh aktivitas putra-putrinya.
“Selain peran guru, kewajiban orang tua adalah senantiasa mengetahui dan mendampingi setiap langkah kegiatan anak. Anak belajar dengan sungguh-sungguh, orang tua berjuang dengan penuh doa dan tirakat (pengorbanan), maka kolaborasi ini akan berjalan seirama dan menghasilkan keberkahan,” ujar beliau dengan penuh haru dalam pidato pengarahannya.
Pada sesi berikutnya, salah satu pendidik dari MA RIYAD memberikan pengarahan strategis kepada para wali murid terkait agenda penting ke depan. Beliau mengimbau agar orang tua semakin dekat dengan anak-anaknya, khususnya dalam menggali potensi dan minat yang dimiliki.
“Bapak dan Ibu sekalian, di tengah kesibukan, sempatkanlah waktu sejenak untuk berdialog dengan putra-putri kita. Tanyakanlah secara lembut tentang cita-cita dan keinginan mereka. Dengan komunikasi yang intens, kita dapat membantu mereka menentukan arah masa depan yang lebih cerah, terutama dalam memilih jenjang pendidikan tinggi yang sesuai,” pesannya dengan bijak.
Adapun rangkaian program unggulan yang disosialisasikan dalam forum tersebut meliputi:
1. Tes Kompetensi Akademik (TKA) sebagai tolok ukur penguasaan materi.
2. Ujian Madrasah yang menjadi evaluasi komprehensif akhir pembelajaran.
3. Pendampingan Seleksi Nasional Berbasis Tes (SNBT) untuk membuka pintu menuju perguruan tinggi favorit.
4. Kegiatan Istighosah sebagai benteng spiritual dan penguat mental bagi siswa.
Usai acara inti, para orang tua diarahkan menuju ruang kelas masing-masing putra-putrinya untuk mengambil laporan hasil belajar (rapor) sekaligus menjalin silaturahmi yang lebih erat dengan wali kelas.
Acara ini menjadi momentum berharga untuk mengokohkan jalinan komunikasi antara madrasah dan keluarga, demi terwujudnya generasi yang berilmu, berakhlak, dan berdaya saing tinggi.

Posting Komentar