Genting! PJU Jalur Kutabumi-Kutabaru Mati Berhari-hari, Warga: Jangan Tunggu Ada Korban Baru Bergerak!

TANGERANG Media Edy Macan– Puluhan tiang Lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) di sepanjang Jalan Raya Utama yang menghubungkan Kelurahan Kutabumi dan Kelurahan Kutabaru, Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang, dilaporkan mati total sejak beberapa hari terakhir. Kondisi jalan yang gelap gulita ini memicu keresahan mendalam di kalangan warga karena dinilai meningkatkan risiko kecelakaan lalu lintas dan tindak kriminalitas.

Berdasarkan pantauan langsung di lapangan, sejumlah titik PJU benar-benar padam tanpa menyisakan penerangan sedikit pun. Akibatnya, para pengendara motor, pesepeda, hingga pejalan kaki terpaksa bertaruh nyawa setiap malam saat melintasi jalur sibuk tersebut.

“Sudah berhari-hari lampu ini tidak hidup, Bang. Gelap sekali dan sangat berbahaya. Kalau bisa mohon segera diperbaiki sekarang juga, jangan sampai menunggu ada kecelakaan,” ujar salah seorang tukang becak yang sehari-hari mangkal di sekitar lokasi kejadian.

Kekhawatiran senada juga disampaikan oleh "Ayah", salah satu tokoh masyarakat Kelurahan Kutabaru. Ia memberikan peringatan keras bahwa kondisi ini merupakan ancaman nyata bagi keselamatan warga.

“Ini tinggal menunggu waktu sampai ada korban jiwa. Motor terjatuh atau tabrakan antar-kendaraan itu pasti akan terjadi jika pembiaran lampu mati ini terus berlanjut,” tegasnya.

Kelambanan respons dari pihak terkait mendapat kecaman keras dari PLT Ketua Persatuan Wartawan Fast Respon Nusantara (PW-FRN) DPC Kabupaten Tangerang, Alexander Salembun. Ia menilai wilayah yang minim penerangan sama saja dengan membuka ruang bagi para pelaku kejahatan.

"Minimnya penerangan jalan ini sama saja dengan mengundang aksi kriminalitas. Aksi begal, jambret, hingga tawuran remaja sangat rawan terjadi di titik-titik yang gelap. Kami meminta dengan tegas, jangan menunggu ada korban berjatuhan baru instansi terkait sibuk bergerak!” kecam Alexander.

Merespons kondisi yang kian mengkhawatirkan ini, warga dan elemen masyarakat melayangkan dua desakan utama:

  • Aparatur Kelurahan Kutabumi & Kutabaru: Diminta tidak sekadar menampung dan mencatat laporan warga. Pihak kelurahan harus proaktif berkomunikasi serta mengawal langsung laporan ini ke Dinas Perhubungan (Dishub) atau Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Tangerang demi memberikan kepastian kepada masyarakat.
  • Dishub atau Dinas PU Kabupaten Tangerang: Didesak untuk segera menerjunkan petugas teknis ke lapangan dan menyalakan kembali seluruh PJU yang padam hari ini juga. Sebagai jalan utama yang menjadi pusat aktivitas ekonomi warga, jalur ini tidak boleh dibiarkan tanpa penerangan.

Hingga saat ini, warga Kutabumi dan Kutabaru terus menuntut tindakan nyata dan respons cepat dari pemerintah daerah. Masyarakat berharap perbaikan dapat segera dilakukan sebelum berita duka akibat kecelakaan atau kriminalitas benar-benar terjadi. 

Redaksi:Ysf

Editor:Agl

0/Post a Comment/Comments

Kunjungi Kami
Untuk Kebutuhan
Bisnis Anda
Logo Karya Tenda Logo Partner Baru Logo Imparsial News