Dibawah Sinar Rembulan, Ribuan Jamaah Hadiri Haul Akbar dan Bulutrate Mengaji & Bersholawat

 

Lamongan, 29 Juni 2026 Media Edy Macan– Lapangan Jogoloyo, Dusun Bulutrate, Desa Sumurgenuk, menjadi saksi bisu kemegahan spiritual dalam acara "Bulutrate Mengaji dan Bersholawat". Acara ini digelar dalam rangka Haul Akbar ke-12 Mbah Kyai Mahgon (Syekh Mudzakir bin Syekh Mahmudsyah) dan Syekh Hamid bin Syekh Amir.

Selain kedua tokoh ulama tersebut, Haul Akbar ini juga ditujukan untuk mendoakan para sesepuh dan leluhur pejuang Dusun Bulutrate, di antaranya:

  • Mbah Kyai Jogoloyo bin Idris
  • Mbah Nyai Sari Kasilah binti Pangeran Subang
  • Mbah Nyai Triyem binti Raden Trana Dewi

Suasana malam itu terasa begitu syahdu. Ribuan jamaah memadati Lapangan Jogoloyo dengan antusiasme tinggi untuk berdzikir dan bersholawat bersama. Kekhidmatan acara semakin didukung oleh cuaca yang sangat cerah dengan pancaran sinar rembulan yang terang benderang.

Kemeriahan "Bulutrate Bersholawat" kali ini menghadirkan sejumlah ulama dan tokoh religi ternama, antara lain KH. Muhammad Idror Maimoen (Sarang), Habib Zainal Abidin Al Jufri (Jepara), Ustadz Saifuddin Amin (Lamongan), Cak Erwin (Jepara), Ustadz Thoifur (Jepara), serta Ustadz Ali Rohmat (Pati). Lantunan sholawat yang menggetarkan hati dipandu apik oleh Tim Hadroh JSM Nusantara.

Rangkaian acara diawali dengan pembacaan doa dan tahlil yang dipimpin oleh Ustadz H. Abdul Majid, S.Pd. Dengan penuh kekhusyukan, beliau menawasulkan doa kepada para leluhur dan sesepuh Dusun Bulutrate yang disebutkan satu per satu namanya.

Abah Supaat, selaku Kepala Desa Sumurgenuk sekaligus mewakili panitia haul, menyampaikan rasa terima kasih yang tak terhingga kepada seluruh donatur yang telah menyumbangkan tenaga maupun materi demi suksesnya acara ini. Beliau juga memohon maaf atas segala kekurangan dalam penyambutan jamaah. Uniknya, di akhir sambutan, beliau mengingatkan agar jamaah tidak langsung pulang setelah acara selesai.

"Kami telah menyediakan 200 nampan yang masing-masing berisi satu ekor ayam panggang utuh untuk dinikmati bersama sebagai bentuk berkah ramah tamah malam ini," ujar Abah Supaat.

Sebelum menyampaikan mauidhoh hasanah (ceramah agama), KH. Muhammad Idror Maimoen sempat mencairkan suasana dengan memberikan kuis interaktif berhadiah uang tunai Rp100.000 bagi jamaah yang bisa menjawab pertanyaan beliau.

Dalam inti ceramahnya, Gus Idror menekankan bahwa amalan yang baik itu sebenarnya sangat mudah dilakukan, seperti bersholawat, berdzikir, tahlil, hingga bersedekah yang tidak melulu harus berupa uang. Beliau menambahkan bahwa orang yang baik atau orang yang beruntung (bejo), insyaallah akan dimudahkan dan dimuliakan oleh Allah SWT hingga akhir hayatnya.

"Jangan pernah berhenti berbuat baik dan teruslah mengajak pada kebajikan selama nyawa masih dikandung badan," pesan KH. Muhammad Idror Maimoen kepada seluruh jamaah.

Acara akbar ini berjalan dengan aman dan lancar, kemudian ditutup dengan doa bersama yang dipimpin langsung oleh Gus Idror secara khidmat. Usai doa penutup, seluruh jamaah menikmati hidangan ramah tamah ayam panggang yang telah disediakan secara guyub sebelum akhirnya kembali ke rumah masing-masing membawa keberkahan.

Redaksi:AHW

0/Post a Comment/Comments

Kunjungi Kami
Untuk Kebutuhan
Bisnis Anda
Logo Karya Tenda Logo Partner Baru Logo Imparsial News