SURABAYA, Media Edy Macan – Dugaan pelanggaran standar operasional prosedur (SOP) di Hotel Arcadia Surabaya by Horison kembali menjadi perhatian publik. Kali ini, sorotan tidak hanya tertuju pada manajemen secara umum, tetapi juga mengarah pada peran manager housekeeping yang dinilai kurang optimal dalam memastikan standar kebersihan kamar tetap terjaga.
Sejumlah tamu mengaku kecewa setelah mendapati kondisi kamar yang tidak sesuai dengan standar hotel pada umumnya. Permasalahan utama yang dikeluhkan berkaitan dengan kebersihan tempat tidur, di mana sprei yang seharusnya diganti setiap pergantian tamu diduga masih digunakan tanpa proses pencucian yang layak. Hal ini menimbulkan pertanyaan terkait pengawasan dan tanggung jawab dari bagian housekeeping.
Manager housekeeping disebut memiliki peran penting dalam mengontrol kualitas kebersihan dan memastikan seluruh staf menjalankan SOP dengan benar. Namun, dalam kasus ini, fungsi pengawasan tersebut diduga tidak berjalan maksimal, sehingga berdampak langsung pada kualitas layanan yang diterima konsumen.
Selain persoalan kebersihan, muncul pula dugaan kurangnya transparansi dalam penyampaian informasi kepada tamu. Beberapa pelanggan menyatakan bahwa mereka sempat mendapat penjelasan bahwa sprei telah diganti, namun kondisi yang ditemukan justru berbeda. Situasi ini semakin memperkuat dugaan adanya miskomunikasi atau bahkan informasi yang tidak akurat dari pihak internal hotel.
Kondisi tersebut dinilai tidak hanya merugikan konsumen dari segi kenyamanan, tetapi juga berpotensi menimbulkan risiko kesehatan. Dalam industri perhotelan, kebersihan merupakan faktor utama yang tidak bisa ditawar, sehingga kelalaian dalam hal ini dapat berdampak serius terhadap reputasi hotel.
Para pelanggan berharap pihak manajemen, termasuk manager housekeeping, segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem kerja dan pengawasan internal. Peningkatan kualitas pelayanan, kedisiplinan dalam menjalankan SOP, serta kejujuran dalam berkomunikasi dengan tamu menjadi langkah penting untuk mengembalikan kepercayaan publik.
REDAKSI: GILBERT
Posting Komentar