Surabaya, Media Edy Macan - Perkuat Sinergitas antar Pengurus dan jamaah Masjid Al-Mujahidun Donorejo, dengan berdasarkan ajaran Ahlisunnah Waljamaah (Aswaja).
Kesempatan ini merupakan langkah strategis demi untuk memakmurkan masjid, serta pererat silaturrahmi jam'iyah NU di tingkat kecamatan.
Rapat berlangsung dengan khidmad di Masjid Al-Mujahidun Jln. Donorejo no 46 Simokerto Surabaya, di hadiri oleh Kyai Fauzi Ashari Ketua Majelis Wakil Cabang Nahdatul Ulama (MWCNU) Simokerto, Kyai Ismail Rois Syuriah MWCNU Simokerto, Ustad Yasin Sekertaris MWCNU Simokerto.
Dalam sambutannya, Ketua MWCNU Simokerto, KH. Fauzi Ashari mengajak jajaran pengurus takmir masjid untuk bersama-sama meningkatkan khidmah kepada umat melalui Nahdlatul Ulama.
“NU bukan hanya PHBI dan rutinan ritual saperti marhabaan dan tahlil, tapi NU sebagai gerakan, gerakan itu haruslah ada kebersamaan. Untuk ada kebersamaan, maka Lailatul Ijtima sebagai wadah atau fasilitas untuk mengutarakan gagasan dan menetukan program apa yang akan kita kerjakan, sehingga ada gerakan yg bermanfaat bagi mayarakat.”
Senada dengan itu, Rais Syuriah MWCNU Simokerto, Kyai Ismail menegaskan pentingnya sinergi dan kebersamaan dalam menjalankan program.
“Kebersamaan adalah kunci sukses perjuangan. Mari kita perkuat sinergi dan bergerak bersama demi manfaat yang lebih luas,” katanya.
Ustd. Roffa' selaku Ketua Takmir Masjid Al-Mujahidun menyampakan tujuannya merangkul NU adalah untuk menyelaraskan pengelolaan masjid dengan paham Ahlussunnah wal Jamaah (Aswaja), serta memperkuat dakwah NU di akar rumput.
Bentuk sinergi yang terjalin, di antaranya :
• Penyusunan Pengurus Takmir Masjid NU: MWCNU membantu memastikan kepengurusan takmir masjid yang sejalan sepemikiran berniat untuk Kemakmuran Masjid dan terafiliasi dengan NU tertata rapi agar sejalan dengan arah perjuangan organisasi, termasuk dalam menjaga pengelolaan aset wakaf.
• Halaqah Muharrik Masjid (Imam, Khatib, Muadzin): MWCNU mengadakan halaqah atau pertemuan khusus untuk para pengelola masjid (Imam, Khatib, Muadzin) guna meningkatkan pemahaman keagamaan yang moderat (Ahlussunnah wal Jamaah) dan memakmurkan masjid.
Sinergi ini bertujuan menjadikan masjid tidak hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai pusat dakwah, pendidikan, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat di tingkat kecamatan.UjarNya
.jpeg)

Posting Komentar