Kecamatan Mauk Gelar Rapat Prodeskel dan Epdeskel 2026, Validitas Data Desa Jadi Sorotan Utama dalam Perencanaan Pembangunan

 


TANGERANG, Media Edy Macan – Pemerintah Kecamatan Mauk menggelar rapat updating Profil Desa dan Kelurahan (Prodeskel) serta Evaluasi Perkembangan Desa dan Kelurahan (Epdeskel) tahun 2026 pada Jumat (10/4/2026). Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam memastikan validitas data desa yang selama ini kerap dianggap sekadar rutinitas administratif tanpa dampak nyata.

Rapat yang dihadiri perangkat desa se-Kecamatan Mauk ini menghadirkan narasumber dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Provinsi BantenWiwin Susanti, serta perwakilan teknis lapangan, Iyan.

Dalam pemaparannya, Wiwin Susanti menegaskan bahwa Prodeskel dan Epdeskel bukan sekadar kewajiban pelaporan, melainkan fondasi utama dalam menentukan arah kebijakan pembangunan desa.

“Data desa bukan sekadar pajangan. Jika data tidak akurat, kebijakan yang diambil berpotensi tidak tepat sasaran,” tegasnya di hadapan peserta.

Ia juga menjelaskan bahwa pelaksanaan kegiatan ini mengacu pada regulasi resmi pemerintah, di antaranya Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 81 Tahun 2015 tentang Evaluasi Perkembangan Desa dan Kelurahan serta Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 12 Tahun 2007 tentang penyusunan profil desa.

Senada dengan itu, Iyan sebagai narasumber teknis menyoroti masih banyak desa yang belum optimal dalam melakukan pembaruan data. Menurutnya, permasalahan klasik seperti keterlambatan input hingga ketidaksesuaian data masih sering terjadi di lapangan.

“Permasalahannya bukan pada kemampuan, melainkan pada anggapan bahwa data ini kurang penting. Padahal, data sangat menentukan perencanaan anggaran dan program pembangunan,” ujarnya.

Sementara itu, Camat Mauk, Angga Yulyantono, menegaskan komitmennya untuk mendorong seluruh desa di wilayahnya agar lebih serius dalam pengelolaan data.

“Kami tidak ingin lagi ada data yang disusun secara asal. Seluruh desa harus memastikan data yang disajikan akurat dan mutakhir karena berkaitan langsung dengan kepentingan masyarakat,” tegasnya.

Ia menambahkan, akurasi data desa akan berpengaruh langsung terhadap intervensi program pemerintah, baik di tingkat kabupaten maupun provinsi.

Rapat ini juga menjadi momentum evaluasi menyeluruh terhadap kinerja administrasi desa di Kecamatan Mauk. Diharapkan ke depan tidak ada lagi kesenjangan antara kondisi riil di lapangan dengan data yang dilaporkan.

Dengan dukungan pemerintah provinsi dan kecamatan, updating Prodeskel dan Epdeskel diharapkan tidak lagi dipandang sebagai beban administratif, melainkan sebagai instrumen penting dalam pengendalian dan perencanaan pembangunan yang efektif serta tepat sasaran.

Redaksi: Ysf
Editor: Mnd

0/Post a Comment/Comments

Kunjungi Kami
Untuk Kebutuhan
Bisnis Anda
Logo Karya Tenda Logo Partner Baru Logo Imparsial News