Diduga Limbah Keramik Dijadikan Urugan Jalan Kapling di Desa Banyurip, Warga Resah

 

GRESIK, Media Edy Macan – Sejumlah warga Desa Banyurip, Kecamatan Kedamean, Kabupaten Gresik, mengaku resah atas kegiatan penimbunan jalan kapling permukiman yang diduga menggunakan limbah keramik dari salah satu pabrik di wilayah Kecamatan Wringinanom.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, material yang digunakan untuk menguruk jalan kapling tersebut diduga berasal dari limbah produksi keramik milik perusahaan yang berlokasi di Kecamatan Wringinanom, Gresik. Namun hingga saat ini belum ada keterangan resmi dari pihak perusahaan terkait dugaan tersebut.

Warga setempat berinisial Mat mengungkapkan bahwa material keramik yang ditimbunkan di jalan kapling itu disebut-sebut merupakan sisa limbah industri. Ia bersama warga lainnya khawatir penggunaan limbah tersebut dapat berdampak pada lingkungan dan kesehatan masyarakat.

“Kami khawatir limbah industri keramik itu bisa membahayakan keselamatan warga dan merusak lingkungan. Kami berharap Dinas Lingkungan Hidup segera turun tangan untuk mengkaji dampak lingkungannya,” ujarnya.

Warga juga menyoroti potensi risiko pencemaran apabila material tersebut mengandung zat berbahaya dan beracun (B3). Secara umum, bahan yang mengandung zat kimia tertentu berpotensi mencemari tanah dan air apabila tidak dikelola sesuai prosedur yang berlaku.

Sementara itu, Eko Nurhadiyanto, Wakil Bidang Limbah B3 dan Pengelolaan Sampah Lingkungan dari Komisi Nasional Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup (KOMNAS PPLH), menyampaikan bahwa apabila terbukti merupakan limbah industri yang tidak dikelola sesuai ketentuan, maka hal tersebut berpotensi melanggar Pasal 100 Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup.

Menurutnya, pelanggaran pengelolaan limbah dapat dikenakan sanksi administratif hingga pidana, tergantung pada hasil kajian dan pembuktian oleh instansi berwenang.

Hingga berita ini diturunkan, pihak Pemerintah Desa Banyurip, Kecamatan Kedamean, maupun pihak pengembang dan perusahaan yang diduga menjadi sumber material belum dapat dikonfirmasi terkait persoalan tersebut.

Redaksi: Gercap
Editor: Mnd

0/Post a Comment/Comments

Kunjungi Kami
Untuk Kebutuhan
Bisnis Anda
Logo Karya Tenda Logo Partner Baru Logo Imparsial News