Curi Motor di Kawasan Kos Kebomas, Dua Terduga Pelaku Dikejar dan Diamuk Warga hingga Satu Meninggal Dunia


GRESIK, Media Edy Macan – Aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor) di sebuah rumah kos di Jalan Raya RA Kartini, Kelurahan Sidomoro, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik, Selasa (20/1/2026) dini hari, berakhir tragis. Dua terduga pelaku diamuk massa setelah dipergoki warga, satu di antaranya meninggal dunia di lokasi kejadian.

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 03.30 WIB. Seorang warga berinisial GT mencurigai dua pria yang berjalan tergesa-gesa memasuki sebuah gang menuju area kos-kosan. Merasa ada kejanggalan, GT kemudian membuntuti kedua pria tersebut hingga masuk ke gang buntu yang dipenuhi kamar kos.

Sesampainya di lokasi, GT melihat salah satu pria tengah mendorong satu unit sepeda motor Yamaha dengan nomor polisi S-5671-ACA, sementara seorang lainnya berada di belakangnya. GT pun menegur dan menanyakan maksud serta tujuan kedua pria tersebut.

Namun, bukannya memberikan penjelasan, salah satu pria justru mengambil sesuatu dari dalam tasnya, sementara rekannya berupaya melarikan diri. Merasa terancam, GT spontan berteriak meminta pertolongan sekaligus memanggil pemilik sepeda motor.

Teriakan tersebut dengan cepat mengundang warga sekitar berdatangan. Menyadari aksinya telah dipergoki, kedua terduga pelaku mencoba melarikan diri hingga ke Jalan Raya RA Kartini. Aksi kejar-kejaran pun terjadi sebelum akhirnya keduanya berhasil ditangkap warga.

Emosi massa yang terlanjur memuncak membuat kedua terduga pelaku menjadi sasaran amuk warga hingga terkapar dengan luka parah. Melihat situasi semakin tidak terkendali, salah seorang warga kemudian menghubungi layanan pengaduan Lapor Pak Kapolres Cak Rama.

Tak berselang lama, aparat kepolisian tiba di lokasi kejadian dan mendapati satu terduga pelaku telah meninggal dunia. Sementara satu pelaku lainnya mengalami luka berat.

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, kedua terduga pelaku diketahui bernama Santoso, warga Kabupaten Lamongan, yang mengalami luka berat, serta Herman, warga Kabupaten Probolinggo, yang dinyatakan meninggal dunia. Keduanya dievakuasi ke RSUD Ibnu Sina Gresik untuk mendapatkan penanganan medis serta keperluan visum.

Kapolres Gresik, AKBP Ramadhan Nasution, membenarkan peristiwa tersebut. Ia menegaskan bahwa pihak kepolisian bergerak cepat setelah menerima laporan dari masyarakat.

“Setelah menerima laporan, dengan sigap aparat kepolisian langsung menuju ke tempat kejadian perkara untuk mengamankan situasi terkait adanya dugaan pelaku curanmor yang diamuk warga. Saat ini kami masih melakukan pendalaman terhadap kasus tersebut,” ujar AKBP Ramadhan.

Ia juga mengimbau masyarakat agar tetap menahan diri dan menyerahkan sepenuhnya penanganan tindak pidana kepada aparat penegak hukum guna mencegah terjadinya korban jiwa.

Redaksi: Ben
Editor: Mnd

0/Post a Comment/Comments

Kunjungi Kami
Untuk Kebutuhan
Bisnis Anda
Logo Karya Tenda Logo Partner Baru Logo Imparsial News