Terungkap Dugaan Kongkalikong Peserta Ujian Perangkat Desa Jubellor Kecamatan Sugio

 

Lamongan, Media Edy Macan — Pelaksanaan ujian penjaringan perangkat Desa Jubellor, Kecamatan Sugio, Kabupaten Lamongan, yang digelar pada Kamis (04/12/2025), kini menyisakan polemik serius. Dugaan praktik tidak sehat muncul setelah informasi adanya “peserta bayangan” dalam proses seleksi tersebut terkuak pada Selasa (09/12/2025).

Menurut sumber yang diterima awak media Radar CNN, salah satu peserta ujian diduga disuap untuk maju sebagai kandidat rival bayangan demi melawan Siti Zulaikah, istri dari mantan Kepala Dusun Jubellor yang sebelumnya diberhentikan karena tersandung kasus perselingkuhan dengan istri warga setempat. Dugaan ini memunculkan spekulasi bahwa proses seleksi hanya formalitas untuk mengantarkan Siti Zulaikah sebagai pemenang.

Ketua BPD Jubellor sekaligus Panitia Pengawas (Panwas), Mukarab, saat dikonfirmasi via WhatsApp, mengaku tidak mengetahui adanya peserta bayangan tersebut.

“Sampai saat ini saya belum mengetahui adanya peserta bayangan itu, Mas,” ungkap Mukarab saat dihubungi melalui panggilan WhatsApp.

Diketahui, BPD memiliki tugas pokok memonitoring kinerja aparatur pemerintah desa dan mengawal kemajuan desa. Namun, muncul pertanyaan mengenai posisi Mukarab yang juga berstatus sebagai PNS dan menjabat sebagai Kepala KUA Kecamatan Sukodadi. Berdasarkan UU No. 6 Tahun 2014 tentang Desa, seorang PNS tidak diperbolehkan menjabat sebagai Ketua BPD.

Sementara itu, Ketua Panitia ujian penjaringan perangkat desa, Kaslan, yang juga merupakan PNS dan menjabat sebagai Kepala Sekolah di SD Negeri Sugio, tidak memberikan respons saat dikonfirmasi terkait dugaan peserta bayangan. Publik mempertanyakan apakah Kaslan telah mengantongi izin dari Dinas Pendidikan Lamongan dalam menjalankan peran sebagai Ketua Panitia seleksi.

Beberapa warga Desa Jubellor ikut memberikan keterangan. Mereka mengungkap adanya informasi yang menyebut bahwa peserta tertentu diduga dibayar untuk mencalonkan diri demi menciptakan kesan persaingan semu.

“Informasinya ada peserta bayangan untuk melawan istri mantan kasun. Supaya terlihat ada rivalitas. Padahal katanya yang pasti jadi itu Bu Siti Zulaikah,” ujar salah seorang warga kepada Radar CNN.

Hingga berita ini diturunkan, awak media belum berhasil menghubungi Kepala Desa Jubellor, Sumarlan, karena nomor wartawan telah diblokir oleh yang bersangkutan.

Redaksi: Yoyon
Editor: Mnd

0/Post a Comment/Comments

Kunjungi Kami
Untuk Kebutuhan
Bisnis Anda
Logo Karya Tenda Logo Partner Baru Logo Imparsial News