Forum Mahasiswa Pagar Nusa Apresiasi Kinerja Polri Berantas Narkoba, Ajak Masyarakat Berkolaborasi

 

Jakarta, Media Edy Macan  Ketua Steering Committee Forum Mahasiswa Pagar Nusa (SC FMPN), Rizky Imam Mukti, memberikan apresiasi setinggi-tingginya terhadap kinerja Kepolisian Republik Indonesia (Polri) dalam upaya pemberantasan narkoba. Pujian ini disampaikan menyusul keberhasilan Polri mengungkap 38.943 kasus narkotika dengan penyitaan 197,7 ton barang bukti berbagai jenis sepanjang Januari hingga Oktober 2025.

“Kinerja kepolisian dalam memberantas narkoba harus kita apresiasi sebagai bentuk tanggung jawab menyelamatkan generasi bangsa dari kerusakan,” ujar Rizky kepada redaksi di Jakarta, Minggu (26/10/2025).

Menurut Rizky, capaian tersebut mencerminkan keseriusan aparat penegak hukum dalam melindungi masyarakat dari bahaya narkotika yang terus mengancam masa depan bangsa. Ia menilai, upaya keras Polri tersebut patut didukung penuh oleh seluruh elemen masyarakat.

Rizky menegaskan, pemberantasan narkoba bukan hanya tanggung jawab aparat kepolisian semata, melainkan membutuhkan keterlibatan aktif dari semua pihak. Partisipasi masyarakat dalam memantau dan melaporkan peredaran narkoba, kata dia, harus semakin berani dan masif.

“Keterlibatan aktif masyarakat dalam memantau dan memerangi narkoba harus semakin berani. Saya sampaikan kepada teman-teman, mari kita berkolaborasi menjaga masa depan Indonesia dengan berperang melawan narkoba,” tegasnya.

Ia meyakini, kolaborasi antara aparat penegak hukum dan masyarakat akan memperkuat langkah pemberantasan narkoba hingga ke akar-akarnya. Dengan sinergi yang solid, jaringan peredaran dapat diputus, sehingga generasi muda terselamatkan dari jeratan narkotika.

Lebih lanjut, Rizky mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya generasi muda dan mahasiswa, untuk bersatu dalam melawan ancaman narkoba. Ia optimistis bahwa dengan kesadaran kolektif, Indonesia dapat terbebas dari belenggu narkotika.

“Bersama-sama, kita wujudkan Indonesia yang bersih dari ancaman narkotika demi generasi emas bangsa,” tandasnya.

Sebagai organisasi kepemudaan di bawah naungan Nahdlatul Ulama (NU), Forum Mahasiswa Pagar Nusa berkomitmen terus aktif dalam kampanye anti-narkoba di lingkungan mahasiswa dan masyarakat luas. Rizky berharap, gerakan ini dapat menginspirasi organisasi kepemudaan lain untuk ikut menjaga generasi muda dari bahaya narkotika.

Sementara itu, data Kepolisian Republik Indonesia mencatat dari 38.943 kasus yang berhasil diungkap sepanjang Januari–Oktober 2025, sebanyak 51.763 orang telah ditetapkan sebagai tersangka. Rinciannya, 51.606 Warga Negara Indonesia (WNI), 157 Warga Negara Asing (WNA), dan 150 anak di bawah umur.

Total barang sitaan mencapai 197,7 ton, terdiri dari berbagai jenis narkotika, di antaranya:

  • Sabu: 6,95 ton

  • Ganja: 184,64 ton

  • Ekstasi: 1.458.078 butir

  • Kokain: 34,49 kilogram

  • Heroin: 6,83 kilogram

  • Tembakau gorila: 1,87 ton

Kabareskrim Polri Komjen Syahardiantono menegaskan, pihaknya tidak main-main dalam memerangi peredaran narkoba. Ia juga memastikan akan menjatuhkan sanksi tegas kepada anggota Polri yang terbukti terlibat, baik secara langsung maupun tidak langsung.

Selain itu, Polri juga mengusut kasus tindak pidana pencucian uang (TPPU) yang berkaitan dengan perkara narkoba, dengan aset yang berhasil disita mencapai Rp221 miliar.

Sebelumnya, Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) melalui Lembaga Kajian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (Lakpesdam) PBNU, M. Najih Arromadloni alias Gus Najih, turut memberikan apresiasi serupa terhadap kinerja Polri. Ia menekankan pentingnya penegakan hukum yang tegas dan konsisten dalam pemberantasan narkoba, sejalan dengan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto.

Redaksi: Team
Editor: Mnd

0/Post a Comment/Comments

Kunjungi Kami
Untuk Kebutuhan
Bisnis Anda
Logo Karya Tenda Logo Partner Baru Logo Imparsial News