Ratusan Kendaraan Logistik Mengular di SPBU Mulung Merakurak, Pertamina Sebut Stok Biosolar Aman Meski Antrean Terus Terjadi

 

Tuban, Media Edy Macan – Antrean panjang kendaraan truk dan angkutan barang di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kabupaten Tuban menjadi perhatian masyarakat. Kondisi tersebut terlihat jelas di SPBU Mulung, Desa Bogorejo, Kecamatan Merakurak, di mana puluhan hingga ratusan kendaraan harus mengantre untuk mendapatkan BBM jenis Biosolar subsidi sejak 30 Mei hingga 1 Juni 2026.

Pantauan di lapangan menunjukkan antrean kendaraan mengular hingga keluar area SPBU. Para sopir truk terpaksa menunggu berjam-jam bahkan sejak pagi hari demi memperoleh solar subsidi yang menjadi kebutuhan utama operasional kendaraan mereka. Kondisi ini juga dikeluhkan masyarakat sekitar karena dinilai mengganggu kelancaran lalu lintas dan aktivitas sehari-hari.

Sejumlah sopir mengaku kesulitan mendapatkan solar subsidi dalam beberapa hari terakhir. Akibatnya, banyak kendaraan logistik memilih mengantre di SPBU yang masih memiliki stok, termasuk SPBU Mulung di wilayah Merakurak. Situasi tersebut menyebabkan kepadatan kendaraan yang cukup panjang di sekitar lokasi pengisian BBM.

Masyarakat sekitar berharap pasokan BBM segera kembali normal agar aktivitas transportasi dan distribusi barang tidak terganggu. Mereka juga meminta adanya langkah cepat dari pihak terkait untuk mengurai antrean yang terjadi di sejumlah SPBU di Kabupaten Tuban.

Menanggapi kondisi tersebut, PT Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus menyatakan bahwa stok Biosolar untuk wilayah Tuban dalam kondisi aman. Pertamina menjelaskan antrean terjadi karena meningkatnya kebutuhan solar subsidi pasca libur panjang serta adanya beberapa SPBU yang sedang menunggu pasokan distribusi sehingga terjadi penumpukan kendaraan pada waktu tertentu.

Pertamina juga menyebut telah melakukan percepatan distribusi dan memprioritaskan pengiriman Biosolar ke SPBU yang mengalami lonjakan antrean guna menormalkan pelayanan kepada masyarakat dan pelaku usaha transportasi.

Meski demikian, warga dan para sopir berharap kondisi antrean tidak berlangsung lama karena dapat berdampak pada kelancaran distribusi barang, aktivitas ekonomi, serta mobilitas masyarakat di Kabupaten Tuban.

Redaksi: Team
Editor: Mnd

0/Post a Comment/Comments

Kunjungi Kami
Untuk Kebutuhan
Bisnis Anda
Logo Karya Tenda Logo Partner Baru Logo Imparsial News