BANYUWANGI Media Edy Macan– Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Banyuwangi resmi meluncurkan program Kelurahan Binaan sebagai wujud nyata pengabdian institusi yang bersentuhan langsung dengan masyarakat. Program inovatif ini merupakan pengejawantahan dari gagasan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto, dalam memperluas peran positif lapas di luar tembok tahanan.
Sebagai langkah awal, Lapas Banyuwangi menunjuk Kelurahan Pakis sebagai wilayah binaan perdana. Prosesi peresmian yang dipimpin langsung oleh Kepala Lapas Banyuwangi, Solichin, ini dipusatkan di Lahan Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE) Paswangi, Kecamatan Banyuwangi, pada Kamis (21/5).
Momen peresmian tersebut langsung diisi dengan serangkaian aksi sosial yang menyasar warga sekitar. Mulai dari pemeriksaan kesehatan gratis, penyuluhan terpadu, hingga pembagian bantuan sosial (bansos).
Kepala Lapas Banyuwangi, Solichin, menegaskan bahwa program ini menjadi bukti konkret transformasi fungsi institusi pemasyarakatan saat ini. Menurutnya, lapas kini memiliki tanggung jawab sosial yang lebih luas di tengah masyarakat.
"Kegiatan ini adalah bukti nyata bahwa pemasyarakatan telah meluaskan fungsinya. Kami tidak lagi hanya fokus membina para warga binaan di dalam lapas, tetapi kehadiran kami juga harus memberikan manfaat yang konkret dan dapat dirasakan langsung oleh masyarakat luas," ujar Solichin dalam sambutannya.
Guna memastikan program berjalan optimal, Lapas Banyuwangi mengintegrasikan berbagai kegiatan di lahan SAE Paswangi. Agenda tersebut meliputi cek kesehatan gratis, penyuluhan hukum, penyuluhan kesehatan, hingga edukasi pertanian. Lapas Banyuwangi menerjunkan langsung tim dokter dari Klinik Lapas serta penyuluh pertanian terampil untuk mendampingi warga setempat.
Melalui sinergi ini, Solichin berharap masyarakat dapat memetik manfaat dari fasilitas yang disediakan lapas. Di sisi lain, ia juga mengajak warga sekitar untuk ikut menjaga dan mendukung program pembinaan kemandirian yang sedang berjalan di SAE Paswangi.
"Kami memohon dukungan dari warga sekitar untuk menyokong segala kegiatan pembinaan di SAE Paswangi ini agar dapat terus berkembang dan berdampak positif bagi lingkungan," tambahnya.
Langkah humanis yang diinisiasi oleh Lapas Banyuwangi ini pun mendapat sambutan hangat dari pemerintah daerah setempat. Lurah Pakis, Moch Farid Isnaini, menyampaikan apresiasi mendalam atas dipilihnya wilayah Kelurahan Pakis dalam program ini.
"Kami sangat mengapresiasi dan berterima kasih kepada Lapas Banyuwangi atas kepercayaan ini. Kami berharap kepedulian yang luar biasa ini mampu mendongkrak kesejahteraan dan memberikan dampak nyata yang berkelanjutan bagi warga kami," tutur Farid.
Redaksi:Team
Editor:Agl


Posting Komentar