PASURUAN Media Edy Macan– Dewan Pimpinan Cabang Madura Asli Daerah Anak Serumpun (DPC MADAS) Pasuruan Raya kembali menunjukkan eksistensinya melalui agenda rutin bulanan yang sarat akan makna sosial dan religius. Pada Minggu (3/5/2026), organisasi ini menggelar rapat koordinasi yang dirangkai dengan santunan anak yatim, kaum duafa, serta pembacaan sholawat bersama.
Kegiatan yang bertempat di kediaman Bapak Nur Hasan (Divisi Sosial DPC MADAS Pasuruan Raya) ini dihadiri oleh jajaran pengurus inti serta anggota yang tersebar di wilayah Pasuruan Raya. Acara ini bukan sekadar pertemuan formal, melainkan momentum penguatan ikatan persaudaraan antaranggota.
Dalam sesi rapat bulanan, agenda difokuskan pada:
Evaluasi Program Kerja: Meninjau efektivitas kegiatan sosial yang telah berjalan.
Agenda Strategis: Pembahasan rencana kerja organisasi ke depan.
Solidaritas Internal: Mempererat komunikasi dan kekompakan seluruh anggota.
Suasana menjadi begitu syahdu saat majelis hadrah setempat mulai melantunkan sholawat. Getaran religius menyelimuti lokasi acara, menyatukan pengurus dan warga sekitar dalam harmoni doa. Puncak acara ditandai dengan pemberian santunan kepada puluhan anak yatim dan kaum duafa sebagai bentuk kepedulian nyata organisasi terhadap lingkungan sekitar.
Ketua DPC MADAS Pasuruan Raya, Bapak Ainul Yakin, menegaskan bahwa jiwa organisasi MADAS terletak pada kebermanfaatannya bagi masyarakat luas.
"Rapat rutin adalah mesin organisasi agar tetap kompak, namun aksi sosial adalah napasnya. MADAS harus hadir sebagai solusi di tengah masyarakat. Melalui santunan dan sholawat ini, kita mengetuk pintu langit memohon berkah sekaligus mengulurkan tangan bagi mereka yang membutuhkan," ungkap Ainul Yakin.
Selaku tuan rumah, Bapak Nur Hasan mengapresiasi antusiasme para anggota yang hadir. Ia berharap jangkauan penerima manfaat dari program ini dapat terus meluas di masa mendatang.
"Alhamdulillah, kekompakan pengurus sangat luar biasa. Ini adalah amanah yang akan terus kami jaga. Harapannya, kegiatan seperti ini bisa menjangkau lebih banyak saudara kita yang membutuhkan di bulan-bulan berikutnya," tutur Nur Hasan.
Acara ditutup dengan doa bersama yang dipanjatkan untuk keselamatan anggota, kejayaan organisasi, serta kemajuan wilayah Pasuruan Raya. Kegiatan ini sukses menciptakan potret indah tentang bagaimana sebuah organisasi daerah mampu bertransformasi menjadi pilar gotong royong dan religiositas di masyarakat.
Redaksi:Imron.R
Editor:Agl


Posting Komentar