Menyusuri Jejak Sejarah di Sumber Gedor: Wisata Edukasi Mata Air Legendaris Banyuwangi

 

BANYUWANGI Media Edy Macan– Di balik rimbunnya vegetasi lereng Gunung Ijen, tersimpan sebuah kekayaan alam yang telah menghidupi masyarakat Banyuwangi selama hampir satu abad. Sumber Air Gedor, yang terletak di Desa Gombengsari, Kecamatan Kalipuro, bukan sekadar mata air biasa; ia adalah saksi bisu sejarah sekaligus tumpuan kebutuhan air bersih warga bumi Blambangan.

Dibangun pada masa kolonial Belanda tahun 1926 dan mulai beroperasi setahun setelahnya, Sumber Gedor merupakan salah satu cagar budaya yang masih berfungsi optimal hingga kini. Menariknya, meski telah berusia hampir 100 tahun, debit air dari sumber ini tidak pernah surut, bahkan di tengah musim kemarau panjang.

Kawasan ini menawarkan suasana khas pegunungan yang sejuk dengan deretan pepohonan tinggi nan rindang. Meski lokasinya berada di tengah hutan, aksesnya cukup terjangkau karena letaknya yang tidak jauh dari permukiman penduduk.

PUDAM Banyuwangi kini mengembangkan kawasan ini sebagai destinasi Wisata Edukasi. Pengunjung, terutama kalangan pelajar, diajak untuk melihat langsung bagaimana sistem pengelolaan air dilakukan secara tertutup guna menjaga kemurnian dan kejernihan air hingga sampai ke rumah-rumah warga.

Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, memberikan apresiasi tinggi terhadap langkah ini saat meninjau lokasi pada Rabu (13/5/2026).

"Ini adalah pesan kuat bagi generasi muda bahwa sumber mata air dan lingkungan di sekitarnya harus dijaga. Ini bukan sekadar wisata, tapi cara kita menumbuhkan kesadaran ekologis melalui cagar budaya yang ada," ungkap Bupati Ipuk.

Direktur Utama PUDAM Banyuwangi, Abdurrahman, menegaskan bahwa kualitas air Sumber Gedor telah teruji secara klinis di Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda).

  • Kaya Mineral: Kandungan mineral alami yang tinggi menjadikannya sehat untuk dikonsumsi.

  • Pengalaman Langsung: Siswa dapat merasakan kesegaran air langsung dari sumbernya setelah melalui proses penyulingan sederhana.

  • Edukasi Vegetasi: Selain belajar tentang air, pengunjung juga dikenalkan pada beragam jenis tumbuhan penyangga seperti pohon keluwek, jambu, dan kemiri yang menjaga ekosistem mata air tetap stabil.

Melalui konsep wisata edukasi ini, Sumber Gedor diharapkan menjadi laboratorium alam bagi masyarakat. Pengunjung tidak hanya pulang membawa kesegaran, tetapi juga pemahaman baru tentang betapa pentingnya menjaga kelestarian hutan demi keberlangsungan sumber air bagi generasi mendatang.

Redaksi:Team

Editor:Agl

0/Post a Comment/Comments

Kunjungi Kami
Untuk Kebutuhan
Bisnis Anda
Logo Karya Tenda Logo Partner Baru Logo Imparsial News