Supremasi Hukum di Ujung Tanduk, Ratusan Mahasiswa Malang Raya Desak Aktor Intelektual Air Keras Diseret ke Peradilan Umum

 

MALANG Media Edy Macan– Suasana di depan Balai Kota Malang memanas saat ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Malang Raya turun ke jalan. Aksi unjuk rasa ini menjadi simbol perlawanan terhadap lambatnya penegakan hukum dalam kasus penyiraman air keras yang menimpa aktivis KontraS, Andri Yunus.

Di bawah komando Koordinator Lapangan, Moh. Fauzber, massa memulai aksi dengan melakukan longmarch dari Jalan Basuki Rahmat menuju Jalan Tugu pada Jumat (10/04/2026). Dimulai sejak pukul 14.30 WIB, orasi-orasi tajam menggema, menuntut agar negara tidak bertekuk lutut di hadapan kekuatan yang mencoba melindungi pelaku kejahatan.

BEM Malang Raya secara tegas menyoroti upaya menyeret kasus ini ke ranah peradilan militer. Hal tersebut dinilai sebagai bentuk kemunduran hukum dan celah untuk melanggengkan impunitas (kekebalan hukum). Mahasiswa berkeyakinan bahwa penanganan kasus ini adalah ujian krusial bagi komitmen pemerintah dalam menjaga supremasi hukum di Indonesia.

Dalam aksi tersebut, BEM Malang Raya menyatakan lima tuntutan utama:

  1. Adili pelaku di peradilan umum dengan jeratan pasal percobaan pembunuhan.

  2. Usut tuntas aktor intelektual yang merancang serangan tersebut.

  3. Bentuk tim investigasi independen yang transparan guna menjamin integritas penyelidikan.

  4. Berikan perlindungan dan pemulihan penuh bagi korban sesuai hak asasi manusia.

  5. Akhiri praktik impunitas dan segera lakukan reformasi menyeluruh pada sistem peradilan militer.

Meski diguyur hujan deras hingga pukul 17.00 WIB, semangat massa aksi tidak surut. Mahasiswa memperingatkan bahwa jika negara terus mengabaikan rasa keadilan masyarakat, ketidakpercayaan publik terhadap institusi penegak hukum akan semakin dalam dan berisiko memicu gelombang protes yang lebih besar.

“Jika hukum tunduk pada kekuasaan, maka rakyat akan berdiri melawan!” seru massa aksi di bawah pengawalan ketat aparat keamanan.

Aksi yang berlangsung tertib ini diakhiri dengan janji dari pihak BEM Malang Raya bahwa mereka akan terus mengawal kasus ini hingga keadilan benar-benar ditegakkan tanpa kompromi.

Penulis:Partono

Editor:Agl

0/Post a Comment/Comments

Kunjungi Kami
Untuk Kebutuhan
Bisnis Anda
Logo Karya Tenda Logo Partner Baru Logo Imparsial News