GRESIK Media Edy Macan – Kolaborasi lintas komunitas yang melibatkan Passer Wong Bodho, Team Cobra, dan Perjuangan Walisongo Indonesia Laskar Sabilillah menunjukkan aksi nyata dalam memperkuat soliditas sosial dan nilai spiritual di bulan suci Ramadan. Pada Selasa (24/2/2026), tiga entitas besar ini menggelar agenda buka puasa bersama serta pembagian ta'jil gratis yang dipusatkan di depan Citi 9, Jalan Petiken, KBD Driyorejo, Gresik. Langkah ini diambil sebagai solusi konkret untuk mempererat silaturahmi sekaligus mengabdi kepada masyarakat luas.
Suasana di ruko Citi 9 berubah menjadi pusat kerumunan positif saat keluarga besar Team Cobra dan para anggotanya turun ke jalan. Pembagian ta'jil menyasar para pengguna jalan yang melintas di kawasan strategis Petiken, dipimpin langsung oleh Andik Bob selaku Ketua Team Cobra. Aksi ini merupakan bentuk kepedulian lapangan yang dieksekusi secara tegas guna memastikan kehadiran para relawan dirasakan langsung manfaatnya oleh warga yang sedang menjalankan ibadah puasa.
Dalam kesempatan tersebut, Gus Ma'ruf yang akrab disapa Gus Tosok, perwakilan Perjuangan Walisongo Indonesia Laskar Sabilillah Jawa Timur, memberikan pesan fundamental mengenai esensi berbagi. Ia menegaskan bahwa aksi sosial ini bukan sekadar seremoni membagi kebahagiaan fisik, melainkan sebuah upaya melahirkan kekhusyukan batin. Menurutnya, makna berbagi hanya akan mencapai puncaknya jika hati benar-benar hadir dan memahami urgensi membantu sesama di tengah momen spiritual Ramadan.
Senada dengan visi tersebut, Mas Arif atau yang dikenal dengan nama Lohan, Komandan Provost Passer Wong Bodho Driyorejo, menyerukan pesan perubahan karakter kepada seluruh anggota dan simpatisan. Ia menekankan bahwa bulan suci ini harus dijadikan sarana evaluasi diri untuk membangun akhlak yang lebih baik, baik dalam kapasitas pribadi maupun dalam kehidupan bermasyarakat. Kedisiplinan diri dan ketenangan jiwa menjadi fokus utama yang ingin dicapai melalui kegiatan kolektif ini.
Menariknya, agenda pembagian ta'jil gratis ini tidak hanya bersifat insidental. Mas Arif/Lohan memproyeksikan kegiatan ini akan terus berlanjut secara konsisten selama satu bulan penuh sepanjang Ramadan. Langkah berani ini diharapkan menjadi stimulus bagi tumbuhnya semangat kebersamaan dan penguatan keimanan yang aplikatif dalam kehidupan sehari-hari, membuktikan bahwa gerakan relawan di Driyorejo memiliki daya tahan dan komitmen yang panjang.
Kegiatan ditutup dengan sesi buka puasa bersama yang penuh kehangatan, memperlihatkan sisi kekeluargaan yang kental di antara para relawan. Sebagai simbol soliditas, seluruh elemen dari Passer Wong Bodho, Laskar Sabilillah, hingga Team Cobra melakukan foto bersama sebelum mengakhiri agenda. Sinergi ini menjadi potret nyata bagaimana organisasi komunitas di Gresik mampu bersatu demi misi kemanusiaan dan spiritualitas tanpa batas.
Redaksi: Ma"ruf
Editor: bIe
Posting Komentar