Sektor Pertanian Terancam, GHIPPA Wirobroto Desak Perbaikan Pintu Air Dam Dawuan ke Dinas Pengairan Situbondo


SITUBONDO Media Edy Macan – Kedaulatan pangan dan stabilitas ekonomi petani di Kecamatan Suboh kini berada di ujung tanduk akibat rusaknya infrastruktur irigasi. Merespons kondisi kritis tersebut, Ketua Gabungan Himpunan Petani Pemakai Air (GHIPPA) Wirobroto melakukan aksi nyata dengan mendatangi Kepala Bidang (Kabid) Pengairan Kabupaten Situbondo pada Rabu (25/02/2026). Audiensi strategis ini bertujuan untuk mendesak perbaikan segera pada pintu air Dam Dawuan yang merupakan urat nadi utama bagi keberlangsungan lahan persawahan warga di wilayah tersebut.

Pertemuan tersebut bukan sekadar kunjungan rutin, melainkan bentuk peringatan keras terhadap kondisi plateser pintu air yang rusak parah. Kerusakan ini dinilai telah menyumbat kelancaran distribusi air, yang secara langsung berdampak pada menurunnya pasokan irigasi ke lahan-lahan warga. Dalam audiensi ini, Ketua GHIPPA Wirobroto tidak sendirian; ia didampingi oleh Deni, Ketua HIPPA Tirtonadi Desa Demung, serta Sahran selaku Ketua LSM Pakar. Kehadiran mereka membawa laporan lapangan yang komprehensif mengenai ancaman gagal tanam akibat aliran air yang tidak maksimal.

Secara teknis dilaporkan bahwa kerusakan plateser di Dam Dawuan mengakibatkan pengaturan debit air menjadi tidak terkendali dan tidak optimal. Akibatnya, sebagian besar lahan pertanian mengalami defisit air yang signifikan, terutama saat memasuki masa tanam di mana kebutuhan irigasi mencapai puncaknya. Mengingat peran strategis Dam Dawuan sebagai jantung distribusi air di Kecamatan Suboh, keterlambatan penanganan infrastruktur ini dikhawatirkan akan memicu penurunan produktivitas pertanian secara masif dan meluas.

Menanggapi tekanan dan laporan faktual dari delegasi petani tersebut, Kabid Pengairan Situbondo menunjukkan responsivitas yang cepat. Pihak dinas menyadari bahwa urgensi perbaikan infrastruktur ini tidak bisa ditunda lebih lama. Sesaat setelah menerima paparan, Kabid Pengairan langsung menerjunkan tim teknis ke lapangan untuk melakukan pengecekan mendalam serta pengukuran ulang terhadap kondisi fisik plateser yang rusak. Langkah ini menjadi dasar krusial dalam menyusun perencanaan teknis agar proses rehabilitasi pintu air nantinya berjalan presisi dan tepat sasaran.

Pengukuran ulang oleh tim teknis diharapkan menjadi titik awal perbaikan permanen yang selama ini dinanti oleh masyarakat Suboh. Ketua GHIPPA Wirobroto memberikan apresiasi atas langkah sigap pemerintah daerah, namun ia tetap menekankan pentingnya realisasi fisik dalam waktu dekat. Para petani berharap suplai air dapat segera kembali normal sehingga aktivitas produksi tidak lagi terhambat oleh kendala infrastruktur. Sinergi antara GHIPPA Wirobroto dan pemerintah daerah ini menjadi bukti bahwa komunikasi yang tegas dan solutif sangat diperlukan demi menjaga kesejahteraan petani di Kabupaten Situbondo.

Redaksi: Kit

Editor: bIe

0/Post a Comment/Comments

Kunjungi Kami
Untuk Kebutuhan
Bisnis Anda
Logo Karya Tenda Logo Partner Baru Logo Imparsial News