DENPASAR, Media Edy Macan – Korps Lalu Lintas Polri (Korlantas Polri) terus memperluas implementasi penegakan hukum lalu lintas berbasis elektronik melalui penyerahan perangkat Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) Mobile Handheld di wilayah hukum Polda Bali.
Kebijakan ini merupakan bagian dari arahan Kepala Korlantas Polri Irjen Pol. Drs. Agus Suryo Nugroho, S.H., M.Hum., dan berada di bawah kendali Direktur Penegakan Hukum (Dirgakkum) Korlantas Polri Brigjen Pol. Faizal, S.I.K., M.H., dalam rangka mewujudkan sistem penindakan yang modern, objektif, transparan, dan berkeadilan.
Kegiatan penyerahan dilaksanakan di Mapolda Bali oleh Kasubdit Dakgar Ditgakkum Korlantas Polri Kombes Pol. Dwi Sumrahadi Rakhmanto, S.H., S.I.K., M.H., kepada Direktur Lalu Lintas Polda Bali Kombes Pol. Turmudi, S.I.K., Rabu (25/2/2026).
Penyerahan tersebut merupakan tindak lanjut kebijakan Dirgakkum Korlantas Polri dalam memperkuat sistem pengawasan dan penindakan digital di seluruh jajaran Polda, khususnya di wilayah strategis nasional dan destinasi pariwisata internasional seperti Bali.
“Distribusi ETLE Mobile Handheld ini merupakan langkah strategis untuk memperluas jangkauan pengawasan pelanggaran lalu lintas secara mobile, fleksibel, dan presisi,” ujar Kombes Pol. Dwi Sumrahadi.
Ia menjelaskan, perangkat ini dirancang untuk mendukung personel di lapangan agar mampu melakukan tangkapan pelanggaran (capture) secara real-time, sehingga proses penindakan menjadi lebih efektif, profesional, dan meminimalisasi potensi penyimpangan.
Perangkat ETLE Mobile Handheld tersebut akan mendukung operasional Direktorat Lalu Lintas Polda Bali, terutama di jalur arteri, kawasan perkotaan, pusat destinasi wisata, serta titik-titik rawan pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas.
“Dengan dukungan teknologi ini, pengawasan di wilayah Bali diharapkan semakin optimal, terukur, serta mampu menjawab dinamika mobilitas masyarakat dan wisatawan,” tambahnya.
Sementara itu, Direktur Lalu Lintas Polda Bali, Kombes Pol. Turmudi, menyampaikan apresiasi atas dukungan Korlantas Polri dalam penguatan sistem penegakan hukum berbasis elektronik.
“Kehadiran ETLE Mobile Handheld diyakini akan meningkatkan efektivitas pengawasan, memperkuat akuntabilitas penindakan, serta mendorong kesadaran masyarakat untuk lebih tertib berlalu lintas,” ujarnya.
Ia menambahkan, perangkat tersebut mampu merekam bukti pelanggaran berupa foto dan video yang dilengkapi data waktu, lokasi, serta identitas kendaraan bermotor. Seluruh data hasil tangkapan terintegrasi dengan sistem ETLE Nasional (ETLE-Nas).
Setelah melalui proses verifikasi oleh petugas validator, surat konfirmasi pelanggaran akan dikirimkan kepada pemilik kendaraan sesuai data registrasi kendaraan bermotor. Dengan demikian, proses penindakan berjalan secara digital, transparan, dan terstandar secara nasional.
Melalui implementasi ini, Korlantas Polri menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan penegakan hukum lalu lintas yang profesional, humanis, dan berintegritas.
Diharapkan, penerapan ETLE Mobile Handheld di Polda Bali mampu menekan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas serta mewujudkan Keamanan, Keselamatan, Ketertiban, dan Kelancaran Lalu Lintas (Kamseltibcarlantas) secara berkelanjutan di Pulau Dewata.

.jpeg)
Posting Komentar