PROBOLINGGO, Media Edy Macan — Kabar bahagia datang dari keluarga Zaini, warga Dusun Tamping, Desa Watukosek, Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan, yang sebelumnya tidak diketahui keberadaannya selama kurang lebih satu bulan.
Zaini akhirnya berhasil ditemukan di kawasan Gelora Kraksaan, Kabupaten Probolinggo, setelah Sulaiman, Humas Madura Asli Sedarah (Madas Sedarah) DPC Kabupaten Probolinggo, ikut membantu pencarian setelah mendapat informasi dari pihak keluarga.
Peristiwa tersebut bermula pada Sabtu malam (29/8/2026), ketika Surohman, salah seorang keluarga Zaini, bersama rombongan mendatangi Sulaiman di kawasan Gelora Kraksaan.
Kepada Sulaiman, Surohman menyampaikan bahwa keluarganya tengah mencari Zaini yang sudah sekitar satu bulan tidak diketahui keberadaannya. Keluarga kemudian menyerahkan foto Zaini serta nomor WhatsApp yang bisa dihubungi apabila ditemukan informasi mengenai keberadaannya.
"Saya dihampiri oleh Surohman, keluarga dari Zaini, dengan mengendarai mobil bersama rombongan di Gelora Kraksaan. Meminta tolong jika menemukan keluarganya dan memberikan WhatsApp beserta foto untuk dihubungi jika menemukan keluarganya," ujar Sulaiman.
Sulaiman kemudian berinisiatif menyebarkan foto dan informasi mengenai pencarian Zaini melalui sejumlah grup WhatsApp. Ia meminta bantuan masyarakat apabila mengetahui atau pernah melihat pria yang sesuai dengan foto tersebut.
Tidak berselang lama, informasi mulai berdatangan. Salah seorang warga menghubungi Sulaiman dan memberikan informasi bahwa terdapat seseorang yang diduga Zaini terlihat di sekitar SPBU Kebonagung, Kraksaan.
Sulaiman pun langsung berupaya memastikan informasi tersebut. Saat berada di sekitar Jalan Raya Panglima Sudirman, ia melihat seorang pria berjalan dari arah timur menuju barat.
Pria tersebut memiliki kemiripan dengan foto yang sebelumnya diberikan keluarga.
Sulaiman kemudian mendekati dan menghentikan pria tersebut di kawasan Gelora Kraksaan. Setelah melakukan komunikasi dan memastikan identitasnya, pria tersebut ternyata benar merupakan Zaini.
Kabar penemuan tersebut kemudian segera disampaikan kepada keluarga. Sulaiman menghubungi pihak keluarga dan memberitahukan bahwa Zaini telah ditemukan dalam keadaan selamat.
Tidak lama berselang, keluarga Zaini datang ke Gelora Kraksaan. Rasa haru dan bahagia pun menyelimuti pertemuan tersebut setelah keluarga selama kurang lebih satu bulan menunggu kabar keberadaan Zaini.
Dalam sebuah rekaman video yang dibuat Sulaiman, ia terlihat memastikan identitas pria tersebut sebelum akhirnya mengabarkan kepada anggota grup WhatsApp bahwa Zaini telah ditemukan.
"Dengan Bapak siapa namanya, Pak? Bapak siapa sampean, Pak?" tanya Sulaiman.
"Zaini," jawab pria tersebut.
"Pak Zaini, ya. Dari Pasuruan, kan, ya?" kembali ditanyakan Sulaiman.
"Iya," jawab Zaini.
Sulaiman kemudian menyampaikan bahwa Zaini selama ini telah dicari keluarganya.
"Oh, Bapak ini menghilang dari keluarganya satu bulan. Ya alhamdulillah sekarang sudah ditemukan," ujar Sulaiman.
Tolak Imbalan dari Keluarga
Setelah berhasil mempertemukan Zaini dengan keluarganya, pihak keluarga sempat memberikan imbalan kepada Sulaiman sebagai bentuk ucapan terima kasih atas bantuan yang diberikan.
Namun, pemberian tersebut justru ditolak Sulaiman.
Ia mengatakan bahwa dirinya membantu pencarian Zaini dengan niat tulus dan tidak mengharapkan imbalan apa pun dari keluarga.
"Saya ikhlas membantu," kata Sulaiman.
Sikap tersebut menunjukkan bahwa kepedulian terhadap sesama tidak selalu harus berorientasi pada imbalan. Bagi Sulaiman, membantu keluarga menemukan anggota keluarganya yang hilang merupakan bentuk kepedulian sosial dan kemanusiaan.
Dengan ditemukannya Zaini, penantian panjang keluarga selama sekitar satu bulan akhirnya berakhir dengan kabar menggembirakan.
(DPC Kabupaten Probolinggo MADAS Sedarah)
Redaksi: Aziz
Posting Komentar