BANYUWANGI, Media Edy Macan — Suasana khidmat dan penuh kebersamaan mewarnai puncak pelaksanaan pengabenan massal atau kolektif di Banjar Adat Amertasari, Glondong, Desa Watukebo, Kecamatan Blimbingsari, Kabupaten Banyuwangi, Sabtu (29/8/2026).
Ratusan pamilet atau peserta hadir di Setra Glondong untuk mengikuti rangkaian prosesi pengabenan kolektif. Kegiatan tersebut menjadi momentum penting bagi masyarakat Kampung Bali Glondong dalam menjalankan tradisi yang diwariskan para leluhur.
Pengabenan kolektif ini sekaligus menjadi wadah untuk memperkuat hubungan antarwarga. Semangat gotong royong terlihat dalam pelaksanaan kegiatan yang melibatkan masyarakat secara bersama-sama.
Ketua Panitia, Komang Tane, mengatakan kegiatan pengabenan kolektif di Banjar Adat Amertasari tersebut telah dilaksanakan sebanyak lima kali. Banjar yang berada di Kampung Bali Glondong itu dihuni sekitar 230 kepala keluarga.
“Acara pengabenan kolektif ini sudah dilakukan yang kelima kali di Kampung Bali Glondong, Banjar Adat Amertasari, yang dihuni sekitar 230 KK. Dengan adanya kegiatan semacam ini merupakan wujud kebersamaan dan kerukunan dalam bermasyarakat serta meneruskan tradisi leluhur,” ungkap Komang Tane.
Menurutnya, pelaksanaan pengabenan secara kolektif memberikan ruang bagi masyarakat untuk saling membantu, baik dalam persiapan maupun selama prosesi berlangsung. Hal tersebut menjadi bagian dari semangat kebersamaan yang terus dijaga di lingkungan banjar.
Sementara itu, Klian Banjar Adat Amertasari Glondong, Ketut Armawe (Gading), mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari tradisi yang telah diwariskan secara turun-temurun.
“Ngaben massal ini merupakan tradisi yang diwariskan leluhur dengan mempererat kebersamaan dalam suka dan duka, memperkuat semangat gotong royong dan persatuan antarwarga di dalam banjar,” ujar Ketut Armawe.
Ia berharap nilai-nilai kebersamaan yang tercermin dalam pelaksanaan pengabenan kolektif tersebut dapat terus dipertahankan oleh generasi berikutnya.
Bagi masyarakat Banjar Adat Amertasari Glondong, tradisi pengabenan bukan hanya berkaitan dengan pelaksanaan prosesi adat, tetapi juga menjadi momentum untuk berkumpul, saling membantu dan memperkuat rasa persaudaraan.
Ratusan pamilet yang hadir mengikuti prosesi dengan penuh khidmat. Dukungan dan keterlibatan masyarakat membuat seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan dengan baik dan lancar.
Klian Banjar Adat Amertasari bersama segenap panitia menyampaikan terima kasih kepada seluruh pamilet atau peserta yang telah hadir dan ikut bersama-sama menyukseskan pelaksanaan pengabenan kolektif tersebut.
“Terima kasih kepada seluruh pamilet yang sudah hadir dan bersama-sama ikut menyukseskan kegiatan ini. Semoga ke depan kegiatan semacam ini dapat dilaksanakan lebih baik lagi,” harapnya.
Pelaksanaan pengabenan kolektif tersebut diharapkan tidak hanya menjadi agenda rutin, tetapi juga menjadi sarana untuk menjaga warisan leluhur sekaligus memperkuat persatuan, kerukunan dan semangat gotong royong masyarakat Banjar Adat Amertasari Glondong.
Redaksi: Ymk
Posting Komentar