BANJARNEGARA Media Edy Macan— Metode Al-InsYirah hadir sebagai solusi pembelajaran Al-Qur’an yang praktis, mudah, menyenangkan, serta dapat diterapkan untuk semua kalangan usia, khususnya bagi peserta didik jenjang Sekolah Dasar (SD) maupun Madrasah Ibtidaiyah (MI) dari kelas 1 hingga kelas 6.
Memasuki tahun pelajaran 2026–2027, tren penggunaan Metode Al-InsYirah menunjukkan peningkatan signifikan, terutama di wilayah Jawa Tengah. Salah satu lembaga pendidikan yang konsisten memilih dan mengaplikasikan metode ini adalah Madrasah Ibtidaiyah Muhammadiyah (MIM) Karangtengah, Banjarnegara.
Bahkan, pada tahun ajaran ini, MIM Karangtengah secara resmi ditetapkan sebagai sekolah percontohan (pilot project) Metode Al-InsYirah. Penunjukan ini menjadi langkah strategis yang positif dalam upaya mendongkrak kualitas pembelajaran Al-Qur’an sekaligus membangun kultur religius yang kuat di lingkungan sekolah.
Dengan mengusung motto khas “Sekolah OKE, Ngaji OKE”, MIM Karangtengah berkomitmen penuh menghadirkan ekosistem pendidikan yang seimbang. Lembaga ini tidak hanya berorientasi pada keunggulan akademik umum, tetapi juga sangat serius dalam membekali peserta didik agar mahir membaca, memahami, serta menghafal Al-Qur’an sejak dini.
Kepala MIM Karangtengah, Ust. H. Bachron Shodiq, M.Pd., menunjukkan antusiasme tinggi untuk terus membawa sekolahnya menjadi institusi pendidikan yang semakin bermutu dan berkualitas tinggi.
“Target utama kami adalah memastikan para lulusan MIM Karangtengah memiliki hafalan minimal Juz 30 atau lebih, serta dibekali pemahaman yang baik dan benar mengenai ilmu tajwid dan gharib,” ungkapnya.
Guna mewujudkan target mulia tersebut, seluruh dewan guru MIM Karangtengah dibekali dengan pelatihan intensif Metode Al-InsYirah. Pelatihan ini langsung dipandu oleh sang penyusun metode, Ust. Saruji, S.Pd., yang langsung hadir dari Sidoarjo, Jawa Timur.
Melalui bimbingan langsung ini, para guru diharapkan mampu menguasai teknik penyampaian materi secara tepat, praktis, mudah, dan menyenangkan, sehingga suasana belajar Al-Qur’an di kelas menjadi lebih hidup dan disenangi siswa.
Kehadiran MIM Karangtengah sebagai sekolah percontohan Metode Al-InsYirah tentunya menjadi kabar gembira bagi masyarakat Karangtengah dan sekitarnya. Bagi para orang tua yang mendambakan sinergi pendidikan umum berkualitas dan penguatan ilmu Al-Qur’an bagi buah hati tercinta, MIM Karangtengah merupakan pilihan yang sangat tepat dan layak dipertimbangkan.
Mari bersama-sama melangkah untuk membangun generasi masa depan yang berilmu, berkarakter mulia, mencintai Al-Qur’an, dan siap menyongsong masa depan gemilang.
Redaksi:SRJ

Posting Komentar