GRESIK Media Edy Macan — Semangat kebersamaan dan kerukunan antarwarga tampak jelas dalam perayaan ganda di lingkungan RT 021 RW 006, Perumahan Bukit Bambe, Desa Bambe, Kecamatan Driyorejo, Kabupaten Gresik. Warga setempat sukses menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang dirangkaikan dengan menyongsong Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 pada Jumat, 14 Agustus 2026, yang bertepatan dengan 1 Rabiul Awal 1448 Hijriah.
Acara yang diinisiasi oleh masyarakat ini dipimpin langsung oleh Ketua Panitia Deni Wahyudi bersama Ketua RT 021 Yan Eliasar Yolla. Peringatan Maulid Nabi sendiri merupakan tradisi rutin yang senantiasa dilestarikan oleh warga Muslim, khususnya warga Nahdliyin di wilayah Bukit Bambe, setiap kali memasuki bulan Rabiul Awal sebagai wujud kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW.
Tahun ini, panitia menghadirkan penceramah terkemuka asal Gresik, Dr. KH. Moh. Qosim, M.Si., yang, dalam tausiyahnya, menyampaikan kekagumannya atas keistimewaan momentum tahun ini. Ia mencatat bahwa pelaksanaan Maulid Nabi yang berpusat pada tanggal 14 Agustus berjalan beriringan dengan rangkaian perayaan kemerdekaan yang dilanjutkan sehari setelahnya.
Suasana kekeluargaan semakin terasa istimewa karena adanya cerminan toleransi yang kuat di lingkungan setempat. Meskipun Ketua RT 021, Yan Eliasar Yolla, seorang non-Muslim, ia tetap memberikan dukungan penuh terhadap kesuksesan perayaan Maulid Nabi serta berbagai agenda kemasyarakatan lainnya.
Ustaz Rudianto selaku Person in Charge (PIC) acara mengungkapkan rasa syukur dan bangganya atas terjalinnya kerukunan tersebut. Menurutnya, kebersamaan lintas warga ini menjadi kekuatan utama yang membuat perayaan tahun ini terasa luar biasa, sekaligus membuktikan bahwa perbedaan keyakinan bukan halangan untuk hidup berdampingan secara harmonis.
Senada dengan hal tersebut, Ketua Panitia Deni Wahyudi turut menyampaikan apresiasi dan kepuasannya atas kerja sama seluruh warga RT 021. Melalui perpaduan dua momentum besar ini, warga Bukit Bambe tidak hanya mempererat tali silaturahmi, tetapi juga berhasil merawat semangat persatuan, gotong royong, dan rasa nasionalisme yang mendalam.
Redaksi:Hadi

Posting Komentar