LAMONGAN, Media Edy Macan — DPC PKB Lamongan menuntaskan pelaksanaan Musyawarah Anak Cabang (Musancab) di 27 kecamatan se-Kabupaten Lamongan. Agenda tersebut menjadi langkah awal partai dalam melakukan penataan struktur sekaligus memperkuat kelembagaan hingga tingkat kecamatan.
Musancab tidak sekadar menjadi agenda konsolidasi organisasi. Forum tersebut juga menjadi momentum untuk membangun struktur partai yang lebih solid, rapi, dan mampu bekerja secara efektif di tengah masyarakat.
Ketua DPC PKB Lamongan Abdul Ghofur mengatakan, rampungnya Musancab di seluruh kecamatan menjadi pijakan penting bagi PKB untuk memperkuat organisasi dan menyatukan langkah seluruh jajaran partai.
“Musancab ini menjadi langkah awal untuk menata dan memperkuat struktur partai. Setelah struktur terbentuk, yang paling penting adalah bagaimana seluruh jajaran bisa bekerja bersama, solid, dan hadir di tengah masyarakat,” ujar Abdul Ghofur.
Menurutnya, penguatan kelembagaan tidak boleh berhenti pada pembentukan struktur. Setiap struktur yang telah terbentuk harus mampu menjalankan fungsi organisasi sekaligus menjadi penghubung antara partai dengan masyarakat.
“PKB harus hadir bukan hanya ketika ada momentum politik. Kita harus hadir di tengah masyarakat, mendengar aspirasinya, memahami persoalannya, dan ikut mencari solusi,” tegasnya.
Abdul Ghofur menambahkan, penguatan struktur dan konsolidasi kader menjadi bagian penting dari persiapan menghadapi agenda politik ke depan. Seluruh jajaran partai diharapkan dapat bergerak dalam satu arah dan memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap PKB.
Target besarnya adalah memenangkan Pemilu 2029 di Kabupaten Lamongan. Namun, Abdul Ghofur menegaskan bahwa kemenangan politik bukanlah tujuan akhir.
“Kemenangan dalam pemilu adalah langkah awal untuk memperluas ruang pengabdian. Semakin kuat PKB, semakin besar pula kesempatan kita untuk memberikan manfaat dan pelayanan kepada masyarakat,” katanya.
Karena itu, PKB Lamongan berkomitmen menjadikan kekuatan politik sebagai sarana untuk memperjuangkan kepentingan masyarakat. Kehadiran kader di tengah masyarakat diharapkan tidak bersifat sesaat, tetapi dilakukan secara konsisten dan berkelanjutan.
Semangat tersebut menjadi bagian dari upaya membangun PKB sebagai partai yang dekat dengan masyarakat. Struktur yang kuat hingga tingkat kecamatan dan desa diharapkan dapat menjadi jembatan untuk menyerap aspirasi sekaligus memperkuat kerja-kerja pelayanan kepada masyarakat.
“Ukuran keberhasilan partai bukan hanya berapa kursi yang kita dapatkan, tetapi juga sejauh mana keberadaan PKB bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujar Abdul Ghofur.
Dengan rampungnya Musancab di 27 kecamatan, DPC PKB Lamongan selanjutnya akan fokus pada penguatan struktur, konsolidasi kader, serta membangun pola kerja organisasi yang lebih terarah dan berkelanjutan.
Konsolidasi tersebut sekaligus menjadi fondasi untuk menghadapi Pemilu 2029 dengan satu tekad: memperkuat PKB secara organisasi, memenangkan kontestasi politik, dan menjadikan kemenangan tersebut sebagai jalan untuk semakin hadir, melayani, serta memberikan manfaat bagi masyarakat Lamongan.
Redaksi: Team

Posting Komentar