Polresta Malang Kota Perkuat Perlindungan ABK Melalui Edukasi Anti-Bullying dan Kekerasan di SLB-B YPTB

 

MALANG Media Edy Macan– Wujud nyata komitmen Polresta Malang Kota dalam memberikan perlindungan bagi kelompok rentan kembali terealisasi melalui kegiatan pembinaan dan penyuluhan edukatif bagi anak berkebutuhan khusus (ABK). Pada Rabu (15/07/2026), Kasikeu Polresta Malang Kota, AKP Totok Haryono, hadir di SLB-B YPTB (Tuna Rungu) di Jalan Basuki Rahmat, Kota Malang, untuk membawakan materi mengenai pencegahan tindak asusila, kekerasan, dan perundungan (bullying).

Di hadapan sekitar 70 siswa-siswi, kegiatan ini berlangsung dengan hangat dan penuh empati. Melalui program "Polisi Sahabat Anak Berkebutuhan Khusus", Polresta Malang Kota berupaya menciptakan lingkungan pendidikan yang inklusif, aman, dan nyaman bagi penyandang disabilitas. Mengingat para peserta adalah siswa tuna rungu, penyampaian materi dilakukan dengan didampingi oleh Juru Bahasa Isyarat (JBI) dari pihak sekolah, guna memastikan setiap pesan moral dan edukasi dapat tersampaikan dengan jelas dan utuh.

Dalam pemaparannya, AKP Totok menegaskan bahwa setiap anak, tanpa terkecuali, memiliki hak konstitusional yang sama untuk mendapatkan perlindungan hukum dan rasa aman. Edukasi sejak dini dinilai menjadi langkah krusial agar para siswa memiliki kewaspadaan serta keberanian untuk mengenali dan menolak tindakan yang tidak semestinya.

"Anak-anak hebat ini memiliki hak yang sama. Jangan pernah takut atau malu jika mengalami tindakan pelecehan, kekerasan, maupun perundungan. Segera sampaikan kepada guru, orang tua, atau langsung laporkan kepada kepolisian agar kami dapat memberikan perlindungan serta penanganan yang tepat," tegas AKP Totok.

Dikenal luas oleh masyarakat sebagai "Ustad Totok" berkat latar belakangnya sebagai guru mengaji, AKP Totok mampu membangun kedekatan emosional yang kuat dengan para siswa. Pendekatan yang persuasif dan penuh kasih ini membuat materi pendidikan karakter serta nilai-nilai keberanian lebih mudah diterima oleh para siswa. Selain edukasi mengenai perlindungan diri, beliau juga memberikan motivasi agar para siswa tetap percaya diri, rajin belajar, dan tidak menjadikan keterbatasan sebagai penghalang untuk meraih cita-cita.

Lebih lanjut, AKP Totok juga mengajak para tenaga pendidik untuk menjadi garda terdepan dalam memantau perubahan perilaku anak sebagai upaya deteksi dini. Kegiatan ini menjadi bukti nyata dedikasi Polresta Malang Kota dalam menghadirkan pelayanan kepolisian yang inklusif, humanis, dan berkeadilan bagi seluruh lapisan masyarakat tanpa memandang latar belakang.

Redaksi:Partono

0/Post a Comment/Comments

Kunjungi Kami
Untuk Kebutuhan
Bisnis Anda
Logo Karya Tenda Logo Partner Baru Logo Imparsial News