Pelantikan PW JKSN Kalimantan Selatan Jadi Tonggak Penguatan Sinergi Ulama, Santri, dan Pemerintah, Prof. K.H. Asep Saifuddin Halim Ajak Seluruh Pesantren Maju Bersama

  

BANJARMASIN, Media Edy Macan - Jaringan Kyai Santri Nasional (JKSN) terus memperluas kiprah dan pengabdiannya dalam memperkuat peran pesantren di seluruh Indonesia. Komitmen tersebut diwujudkan melalui pelantikan Pengurus Wilayah JKSN Provinsi Kalimantan Selatan yang diselenggarakan di Hotel Aria Barito, Banjarmasin, Jumat (31/7/2026). Pelantikan ini menjadi momentum penting dalam memperkokoh sinergi antara ulama, santri, pemerintah, dan berbagai pemangku kepentingan untuk bersama-sama membangun pesantren yang semakin maju, mandiri, serta mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan bangsa. Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Ketua Umum JKSN sekaligus Pengasuh Pondok Pesantren Amanatul Ummah, Prof. Dr. K.H. Asep Saifuddin Halim, M.Ag., didampingi Sekretaris Umum JKSN Muhammad Ghofirin, Turut hadir Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Selatan sekaligus Ketua PWNU Kalimantan Selatan Muhammad Tambrin, jajaran Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) se-Kalimantan Selatan, para kyai, pengasuh pondok pesantren, tokoh agama, serta tamu undangan dari berbagai unsur.

Dalam prosesi pelantikan tersebut, Syahruddin resmi dikukuhkan sebagai Ketua Pengurus Wilayah JKSN Provinsi Kalimantan Selatan bersama jajaran kepengurusan lainnya. Pelantikan ini menandai dimulainya amanah besar bagi kepengurusan baru untuk mengembangkan organisasi sekaligus mempererat kolaborasi antarpondok pesantren di Kalimantan Selatan. Kehadiran JKSN di provinsi ini diharapkan mampu menjadi wadah silaturahmi, koordinasi, serta kolaborasi antarkiai dan santri dalam menghadapi berbagai tantangan zaman, mulai dari penguatan pendidikan, pemberdayaan ekonomi pesantren, pengembangan sumber daya manusia, hingga peningkatan kontribusi pesantren terhadap pembangunan daerah.

Mengawali sambutannya, Ketua Pengurus Wilayah JKSN Provinsi Kalimantan Selatan, Syahruddin, menyampaikan rasa syukur sekaligus terima kasih kepada Ketua Umum JKSN atas amanah yang telah diberikan kepadanya. Ia mengakui bahwa kepercayaan tersebut bukanlah tugas yang ringan, namun menjadi motivasi besar untuk menghadirkan JKSN sebagai organisasi yang benar-benar bermanfaat bagi seluruh pesantren di Kalimantan Selatan. "Saya mengucapkan terima kasih kepada Kyai Asep atas amanah yang telah diberikan kepada saya untuk memimpin JKSN Provinsi Kalimantan Selatan. Amanah ini merupakan tantangan yang luar biasa, namun juga menjadi motivasi bagi kami untuk bekerja dengan sungguh-sungguh. Insyaallah kami siap membersamai pondok pesantren di Kalimantan Selatan, mempererat ukhuwah antar kyai dan santri, serta menghadirkan program-program yang mampu mendorong kemajuan pesantren sehingga manfaatnya dapat dirasakan oleh masyarakat luas," ungkapnya.

Sambutan selanjutnya disampaikan oleh Ketua PWNU Kalimantan Selatan yang juga menjabat sebagai Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Selatan, Muhammad Tamrin. Dalam kesempatan tersebut, ia memberikan apresiasi yang tinggi kepada Prof. K.H. Asep Saifuddin Halim atas dedikasi dan pengabdiannya yang selama ini terus diwujudkan melalui berbagai bidang, mulai dari pendidikan, dakwah, pengembangan pesantren, hingga pemberdayaan ekonomi umat. Menurutnya, sosok Prof. Kyai Asep merupakan figur yang tidak pernah berhenti memikirkan kemajuan umat dan bangsa melalui penguatan lembaga pendidikan pesantren. "Kami mengapresiasi Kyai Asep yang senantiasa mengabdikan dirinya untuk Indonesia melalui pendidikan, pengembangan pesantren, pemberdayaan ekonomi, dan berbagai ikhtiar lainnya yang memberikan manfaat bagi umat. Di Kalimantan Selatan sendiri terdapat sekitar 350 pondok pesantren yang memiliki potensi besar untuk terus berkembang. Dengan hadirnya JKSN Provinsi Kalimantan Selatan, kami berharap akan lahir kolaborasi yang semakin kuat sehingga keberadaan pesantren mampu memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat. Selamat kepada Ketua JKSN Kalimantan Selatan yang telah dilantik, semoga mampu menjalankan amanah ini dengan penuh tanggung jawab dan keberkahan," tuturnya.

Dalam arahannya, Ketua Umum JKSN, Prof. Dr. K.H. Asep Saifuddin Halim, MA., mengajak seluruh peserta untuk kembali mengingat sejarah panjang perjuangan pondok pesantren dalam membangun bangsa Indonesia. Menurutnya, jauh sebelum Indonesia merdeka, pesantren telah menjadi pusat pendidikan, pembinaan akhlak, dakwah Islam, sekaligus basis perjuangan melawan penjajahan. Dari lingkungan pesantren lahir para ulama dan tokoh bangsa yang memiliki kontribusi besar terhadap kemerdekaan dan pembangunan Indonesia. Oleh karena itu, menjaga eksistensi serta memperkuat peran pesantren merupakan tanggung jawab bersama agar nilai-nilai perjuangan tersebut terus diwariskan kepada generasi mendatang.

Lebih lanjut, Prof. Kyai Asep menjelaskan bahwa pembentukan Jaringan Kyai Santri Nasional merupakan salah satu ikhtiar untuk menyatukan potensi besar yang dimiliki pesantren di seluruh Indonesia. Ia berharap JKSN dapat hadir di setiap provinsi sebagai ruang kolaborasi yang mampu mempererat silaturahmi antarkiai dan santri, memperkuat kualitas pendidikan, meningkatkan kemandirian ekonomi, serta mendorong lahirnya berbagai inovasi yang berangkat dari lingkungan pesantren. Menurutnya, kemajuan pesantren tidak dapat dicapai secara sendiri-sendiri, melainkan harus dibangun melalui semangat kebersamaan dan saling menguatkan.

"Saya tidak pernah memiliki keinginan agar hanya Pondok Pesantren Amanatul Ummah yang maju. Yang saya inginkan adalah seluruh pondok pesantren di Indonesia ikut maju, berkembang, dan meraih kesuksesan bersama. Melalui JKSN ini kita ingin membangun jaringan yang kuat, saling mendukung, saling menguatkan, sehingga setiap pesantren memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang sesuai dengan potensi yang dimiliki. Ketika pesantren maju, maka umat akan semakin kuat dan Indonesia akan semakin maju," tegas Prof. K.H. Asep Saifuddin Halim yang disambut antusias seluruh peserta yang hadir.

Pelantikan Pengurus Wilayah JKSN Provinsi Kalimantan Selatan ini menjadi tonggak penting dalam perjalanan organisasi untuk memperluas jejaring pengabdian di berbagai daerah. Dengan terbentuknya kepengurusan baru, JKSN optimistis akan semakin mampu menghadirkan program-program yang berdampak nyata bagi penguatan kelembagaan pesantren, peningkatan kualitas sumber daya manusia, pemberdayaan ekonomi umat, serta pengembangan kolaborasi dengan berbagai pihak. Semangat kebersamaan yang terbangun dalam pelantikan ini diharapkan menjadi awal dari lahirnya gerakan yang semakin besar dalam mewujudkan pesantren Indonesia yang unggul, mandiri, dan berkontribusi nyata bagi kemajuan bangsa.

Redaksi: Team

0/Post a Comment/Comments

Kunjungi Kami
Untuk Kebutuhan
Bisnis Anda
Logo Karya Tenda Logo Partner Baru Logo Imparsial News