Kepala Desa Gempol Bersama Babinsa dan Warga Datangi Perusahaan, Bahas Normalisasi Saluran Air Tersier yang Dikeluhkan Warga Dusun Wonoayu

  

PASURUAN, Media Edy Macan – Kepala Desa Gempol Akhmad Dwi Setiyono bersama Kepala Dusun, Babinsa, dan perwakilan warga Dusun Wonoayu RT 02 RW 06 mendatangi perusahaan yang berada di wilayah Desa Gempol, Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan, guna membahas kondisi saluran air tersier yang dikeluhkan masyarakat, Kamis (9/7/2026).

Kedatangan rombongan tersebut merupakan tindak lanjut atas keluhan warga terkait saluran pengairan yang dinilai tidak berfungsi secara optimal. Warga menilai kondisi saluran mengalami penyumbatan dan pendangkalan sehingga aliran air menjadi kurang lancar, terutama saat musim penghujan.

Dalam pertemuan tersebut, warga meminta agar dilakukan normalisasi saluran air tersier yang selama ini menjadi jalur pengairan dan pembuangan air bagi masyarakat. Mereka berharap persoalan tersebut dapat segera ditangani demi mencegah terjadinya genangan maupun banjir di lingkungan sekitar.

Kepala Desa Gempol, Akhmad Dwi Setiyono, menyampaikan bahwa pemerintah desa berupaya memfasilitasi komunikasi antara masyarakat dan pihak perusahaan agar ditemukan solusi terbaik yang mengedepankan kepentingan bersama.

"Kami ingin saluran air ini dapat kembali berfungsi dengan baik. Yang terpenting adalah bagaimana aliran air tetap lancar sehingga tidak menimbulkan dampak bagi masyarakat, khususnya saat musim hujan," ujarnya.

Warga juga meminta adanya peninjauan lapangan dan koordinasi lebih lanjut dengan instansi terkait untuk memastikan kondisi saluran serta mencari langkah penanganan yang tepat. Selain itu, mereka berharap adanya keterbukaan informasi mengenai status saluran dan langkah-langkah yang akan diambil ke depan.

Di sisi lain, masyarakat menegaskan bahwa mereka mendukung keberadaan perusahaan yang beroperasi di wilayah Desa Gempol karena memberikan manfaat ekonomi dan membuka lapangan pekerjaan bagi warga sekitar. Namun demikian, warga berharap aspek lingkungan tetap menjadi perhatian sehingga keberadaan perusahaan dapat berjalan selaras dengan kepentingan masyarakat.

Pertemuan berlangsung dalam suasana kondusif dan penuh kekeluargaan. Warga berharap hasil koordinasi tersebut dapat segera ditindaklanjuti melalui langkah konkret berupa normalisasi saluran air tersier agar fungsi pengairan kembali optimal dan risiko banjir dapat diminimalkan.

Redaksi: Team

0/Post a Comment/Comments

Kunjungi Kami
Untuk Kebutuhan
Bisnis Anda
Logo Karya Tenda Logo Partner Baru Logo Imparsial News