Tambah Experience, Wisatawan yang Tiba di Banyuwangi Disambut Minuman Hangat dan Kudapan Lokal

BANYUWANGI, Media Edy Macan – Keindahan alam dan beragam destinasi wisata Banyuwangi terus menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan untuk menghabiskan masa liburan. Pada momen libur panjang Idul Adha, Pemerintah Kabupaten Banyuwangi memberikan sambutan khusus bagi wisatawan yang datang dengan menyuguhkan minuman hangat dan kudapan khas daerah setibanya di stasiun maupun bandara.


Suasana hangat terlihat di Stasiun Banyuwangi Kota saat para wisatawan yang baru tiba langsung disambut penari gandrung bersama Jebeng Thulik di pintu keluar. Sambutan khas Banyuwangi itu menghadirkan nuansa budaya yang memberi kesan pertama tersendiri bagi para pelancong.


Di momen tersebut, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Pemkab Banyuwangi, Suratno, turut hadir menyambut wisatawan. Bahkan secara simbolis ia memasangkan udeng, penutup kepala khas Banyuwangi, kepada salah satu wisatawan yang baru datang.


Selain udeng, Pemkab Banyuwangi juga membagikan souvenir, minuman hangat, serta kudapan khas Banyuwangi berupa bagiak sebagai bentuk apresiasi kepada wisatawan yang memilih Banyuwangi sebagai tujuan liburan.


“Di libur long weekend Idul Adha ini kami sengaja menyambut wisatawan yang datang untuk menikmati liburan di Banyuwangi. Kami suguhkan minuman lokal untuk menambah pengalaman mereka selama berada di Banyuwangi. Semoga merasa nyaman dan selalu memilih Banyuwangi sebagai tujuan berlibur,” ujar Suratno.


Tak hanya di Stasiun Banyuwangi Kota, sambutan serupa juga dilakukan di Bandara Banyuwangi. Para wisatawan disambut hangat sambil menikmati sajian kudapan lokal yang telah disiapkan pemerintah daerah.


Penyambutan tersebut sekaligus menjadi bentuk apresiasi atas tingginya minat wisatawan yang datang ke Banyuwangi selama libur panjang Idul Adha.


Data dari Daop 9 Jember menunjukkan tingginya mobilitas penumpang selama periode liburan. Pada Selasa (26/5/2026), tercatat sebanyak 11.924 penumpang berangkat dan 12.869 penumpang datang melalui jalur kereta api.


Manager Hukum dan Humas Daop 9 Jember, Cahyo Widiantoro, mengatakan kereta api masih menjadi pilihan utama masyarakat karena menawarkan perjalanan yang aman, nyaman, dan tepat waktu.


“Mobilitas penumpang pada hari H Idul Adha relatif cukup ramai, baik untuk keberangkatan maupun kedatangan. Ini menunjukkan kereta api masih menjadi moda transportasi andalan masyarakat untuk bersilaturahmi maupun berlibur,” katanya.


Banyuwangi sendiri dikenal selalu ramai dikunjungi wisatawan setiap musim liburan. Sejumlah destinasi unggulan menjadi magnet bagi wisatawan, mulai dari Gunung Ijen, Air Terjun Jagir, De Djawatan, Pulau Merah, Pantai Mbedil, hingga Bangsring Underwater.


Salah satu wisatawan asal Yogyakarta, Wibowo Urip, mengaku sengaja datang ke Banyuwangi untuk menikmati libur panjang bersama keluarga.


Selama berada di Banyuwangi, ia berencana mengunjungi sejumlah destinasi favorit seperti Gunung Ijen, De Djawatan, dan Bangsring Underwater. Selain itu, dirinya juga ingin menikmati kuliner khas Banyuwangi.


“Banyuwangi sangat menarik untuk wisata. Ini sudah beberapa kali saya datang ke sini untuk liburan,” ujarnya.


Dengan sambutan hangat yang dipadukan budaya lokal dan kuliner khas daerah, Banyuwangi terus berupaya memberikan pengalaman berkesan bagi wisatawan sekaligus memperkuat posisinya sebagai salah satu destinasi unggulan di Jawa Timur.


Redaksi: Team

0/Post a Comment/Comments

Kunjungi Kami
Untuk Kebutuhan
Bisnis Anda
Logo Karya Tenda Logo Partner Baru Logo Imparsial News