Perkuat Penegakan Hukum Humanis, Kajari M. Iqbal Mohon Doa Restu kepada KH. Syafiuddin Abdul Wahid

 

SAMPANG Media Edy Macan– Dalam upaya mempererat tali silaturahmi antara penegak hukum dan tokoh agama, Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Sampang, M. Iqbal, melakukan kunjungan resmi ke Pondok Pesantren Darul Ulum, Desa Gersempal, Kecamatan Omben, Senin (11/05/2026).

Kedatangan Kajari beserta jajaran disambut langsung dengan penuh kehangatan oleh pengasuh pondok pesantren sekaligus ulama kharismatik, KH. Syafiuddin Abdul Wahid. Pertemuan ini menjadi simbol pentingnya kolaborasi antara "Umara" (pemimpin pemerintah) dan "Ulama" dalam menjaga stabilitas serta nilai-nilai keadilan di Kabupaten Sampang.

Dalam diskusi yang berlangsung santai namun khidmat, M. Iqbal mengungkapkan rasa bangganya terhadap kekayaan spiritual Kabupaten Sampang yang memiliki banyak tokoh ulama berpengaruh. Menurutnya, ulama adalah pilar utama dalam menjaga moralitas dan persatuan di tengah masyarakat.

"Kami sangat menghargai peran para alim ulama sebagai panutan masyarakat. Kehadiran beliau-beliau ini adalah kekuatan moral bagi kami dalam menjalankan tugas penegakan hukum agar tetap berpijak pada nilai-nilai keadilan dan kebersamaan," ujar M. Iqbal.

Kajari menegaskan bahwa hukum tidak boleh hanya dipandang sebagai deretan pasal kaku, melainkan harus menyentuh aspek sosial dan budaya. Dengan turun langsung ke lapangan dan berdialog dengan tokoh agama, Kejari Sampang berharap dapat mewujudkan penegakan hukum yang lebih humanis dan berintegritas.

Selain berdiskusi, M. Iqbal secara khusus memohon doa agar seluruh jajaran Kejaksaan Negeri Sampang senantiasa diberikan kekuatan dan keikhlasan dalam menjalankan amanah.

Menanggapi kunjungan tersebut, KH. Syafiuddin Abdul Wahid memberikan apresiasi tinggi atas inisiatif Kejari Sampang. Beliau menilai langkah proaktif aparat penegak hukum dalam merangkul pesantren akan membawa dampak positif bagi kondusivitas daerah.

"Kami sangat menyambut baik silaturahmi ini. Semoga hubungan harmonis ini terus terjaga, sehingga antara penegak hukum dan ulama bisa saling mendukung demi kemaslahatan masyarakat luas," tutur KH. Syafiuddin.

Pertemuan ini ditutup dengan sesi foto bersama sebagai simbol komitmen bersama dalam menjaga Kabupaten Sampang yang aman, religius, dan berkeadilan. Sinergi ini diharapkan mampu meningkatkan kesadaran hukum masyarakat yang selaras dengan nilai-nilai moralitas agama.

Redaksi:Aziz

Editor:Agl

0/Post a Comment/Comments

Kunjungi Kami
Untuk Kebutuhan
Bisnis Anda
Logo Karya Tenda Logo Partner Baru Logo Imparsial News