Memperteguh Marwah, Mempererat Ukhuwah: Konsolidasi Akbar MADAS Banyuwangi Menuju Organisasi yang Tangguh dan Bermanfaat

 

BANYUWANGI Media Edy Macan– Semangat kebersamaan dan militansi membahana di Bumi Blambangan saat keluarga besar Organisasi Kemasyarakatan Madura Asli (MADAS) DPC Banyuwangi menggelar silaturahmi akbar. Agenda ini bukan sekadar pertemuan rutin, melainkan menjadi momentum krusial untuk melakukan "recharge" semangat sekaligus memperkokoh fondasi persaudaraan antar kader dalam bingkai satu jiwa.

Suasana di lokasi acara terasa begitu hangat. Diskusi gayeng dan tawa canda antar pengurus serta anggota dari berbagai penjuru Banyuwangi menciptakan atmosfer kekeluargaan yang kental. Di balik keakraban tersebut, tersirat komitmen baja untuk membawa MADAS menjadi organisasi yang tidak hanya disegani secara struktural, tetapi juga dicintai oleh masyarakat luas melalui aksi nyata.

Ketua DPC MADAS Banyuwangi, yang akrab disapa Bang Hendri, dalam orasi organisasinya menekankan bahwa esensi kekuatan MADAS terletak pada kedalaman rasa persaudaraan. Ia memaparkan langkah-langkah strategis yang harus dipedomani oleh seluruh anggota guna menghadapi tantangan sosial ke depan.

"Persaudaraan adalah urat nadi kita. Tanpa kekompakan, kita hanya sekadar kumpulan individu. Namun dengan sinergi dan satu visi, MADAS Banyuwangi akan menjadi kekuatan besar yang kehadirannya benar-benar dirasakan manfaatnya oleh rakyat," tegas Bang Hendri penuh optimisme.

Suasana berubah khidmat saat para tokoh senior memberikan petuah organisasinya. H. Ach Sultoni mengingatkan bahwa keberlanjutan organisasi sangat bergantung pada kejujuran dan keterbukaan. Ia mendorong agar MADAS terus bergerak secara inklusif melalui aksi-aksi sosial di lapangan.

Senada dengan hal itu, Romo Kirun membakar semangat para anggota dengan gaya bicaranya yang lugas dan transformatif. Ia menekankan pentingnya rasa memiliki (sense of belonging) terhadap organisasi.

"Besar kecilnya MADAS ada di tangan kalian! Jangan mencari hidup di organisasi, tapi berpikirlah bagaimana menghidupkan organisasi. Kuncinya hanya dua: keterbukaan dan kejujuran," ujar Romo Kirun disambut aplaus meriah.

Langkah konkret untuk memperkuat marwah organisasi juga disuarakan oleh Bang Ambon. Ia mengusulkan pembentukan satuan tugas (SATGAS) khusus yang akan berfungsi sebagai garda terdepan dalam menjaga soliditas internal sekaligus menjadi unit reaksi cepat dalam aksi kemanusiaan.

Acara kemudian dipungkasi dengan doa yang dipanjatkan oleh H. Kasiyono. Dalam untaian doanya, ia memohon perlindungan dan keberkahan bagi seluruh keluarga besar MADAS agar senantiasa diberikan keselamatan dan kemudahan dalam menjalankan misi pengabdian kepada masyarakat.

Melalui pertemuan ini, MADAS DPC Banyuwangi berhasil menyatukan persepsi dan frekuensi. Para kader pulang tidak hanya membawa kenangan kebersamaan, tetapi juga amunisi semangat baru untuk menjadikan MADAS sebagai pilar sosial yang kokoh, solutif, dan bermanfaat bagi seluruh lapisan masyarakat di Banyuwangi.

MADAS: Solid, Kompak, Bermanfaat!

Redaksi:Team

Editor:Agl

0/Post a Comment/Comments

Kunjungi Kami
Untuk Kebutuhan
Bisnis Anda
Logo Karya Tenda Logo Partner Baru Logo Imparsial News