Kecam Aksi Premanisme Debt Collector, Pembina MADAS SEDARAH Desak Polresta Sidoarjo Usut Tuntas Penganiayaan Anggotanya

  

SIDOARJO Media Edy Macan– Geram atas maraknya aksi premanisme yang kian meresahkan, Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) MADAS SEDARAH melalui Pembinanya, H. Nurul Huda, angkat bicara. Pernyataan tegas ini dipicu oleh aksi kekerasan dan pemerasan yang dilakukan oleh sekelompok oknum Debt Collector (DC) di wilayah Surabaya dan Sidoarjo yang bertindak tanpa pandang bulu.

Peristiwa memilukan terjadi saat anggota MADAS SEDARAH sedang menjalankan misi sosial kemanusiaan, yakni menjemput jenazah kiriman dari Malaysia di Bandara Juanda. Di tengah perjalanan, mereka dihadang oleh sekelompok DC yang berujung pada aksi pengeroyokan hingga mengakibatkan anggota MADAS mengalami luka serius dan babak belur.

Kasus yang kini telah dilimpahkan dari Polda Jatim ke Polresta Sidoarjo tersebut mendapat pengawalan ketat dari pihak ormas. H. Nurul Huda meminta Kapolresta Sidoarjo untuk bertindak tegas tanpa kompromi.

"Kami meminta pihak kepolisian untuk tegak lurus dan segera menangkap para pelaku. Kami mengendus adanya dugaan intervensi dari pihak tertentu di Polda Jatim yang mencoba mengulur-ulur proses hukum ini. Kami yakin Bapak Kapolda sejalan dengan aspirasi masyarakat: berantas tuntas premanisme di Jawa Timur!" tegas H. Nurul Huda.

Selain menuntut keadilan bagi anggotanya, MADAS SEDARAH juga menyatakan kekhawatirannya agar wilayah Surabaya dan Sidoarjo tidak jatuh ke dalam kondisi "Darurat Premanisme" berkedok penagih utang, sebagaimana yang sempat marak terjadi di wilayah lain seperti Pasuruan.

H. Nurul Huda juga menekankan bahwa MADAS SEDARAH hadir untuk mematahkan stigma negatif yang sering menyudutkan etnis tertentu dalam kasus kriminalitas.

"Seringkali masyarakat Madura yang tergabung dalam MADAS SEDARAH menjadi sasaran olok-olok dan dikaitkan dengan pelaku kriminal. Hari ini kami membuktikan bahwa MADAS SEDARAH berdiri di barisan terdepan mendukung aparat keamanan untuk menumpas pelaku begal berkedok DC. Kami tidak ingin Kota Pahlawan dan sekitarnya menjadi tidak aman akibat ulah mereka yang meresahkan," pungkasnya.

Hingga saat ini, pihak ormas terus memantau perkembangan kasus di Polresta Sidoarjo dan berharap para pelaku segera diringkus untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan hukum.

Redaksi:Aziz

Editor:Agl

0/Post a Comment/Comments

Kunjungi Kami
Untuk Kebutuhan
Bisnis Anda
Logo Karya Tenda Logo Partner Baru Logo Imparsial News