Polemik Jalan Tambang di Rembang Berakhir Damai, Gotong Royong Warga dan Penambang Jadi Solusi



REMBANG, Media Edy Macan — Polemik kerusakan jalan akibat aktivitas tambang di Dusun Sumber Agung, Desa Sambiroto, Kecamatan Sedan, Kabupaten Rembang, akhirnya berakhir damai. Permasalahan yang sempat memicu keresahan warga kini menemukan titik terang melalui semangat gotong royong.

Pada Minggu (26/4), harapan masyarakat untuk kembali menikmati akses jalan yang layak mulai terwujud. Pihak penambang yang sebelumnya menjadi sorotan kini menunjukkan itikad baik dengan turut serta memperbaiki jalan yang rusak, didampingi organisasi masyarakat Squad Nusantara.

Sebelumnya, warga mengeluhkan kondisi jalan desa yang rusak parah akibat debu, lumpur, serta lalu lalang kendaraan berat dari aktivitas tambang. Namun, alih-alih berlarut dalam konflik, kehadiran Squad Nusantara mampu menjembatani komunikasi antara warga dan pihak penambang.

Organisasi yang dipimpin Hartono tersebut berhasil menghadirkan solusi damai. Tidak ada aksi saling menyalahkan, melainkan kerja sama nyata dalam bentuk perbaikan infrastruktur secara bersama-sama.

Hartono selaku Ketua Squad Nusantara turut turun langsung ke lapangan untuk memastikan proses perbaikan berjalan maksimal.

“Perbaikan ini kami awasi secara ketat agar hasilnya benar-benar bermanfaat bagi warga dalam jangka panjang. Kami juga ingin aktivitas penambangan tetap berjalan tanpa merugikan masyarakat,” ujarnya di lokasi.

Ia menegaskan bahwa seluruh tuntutan warga terkait kerusakan jalan harus dipenuhi secara bertanggung jawab oleh pihak penambang.

Perwakilan penambang, Djimun, juga menyampaikan apresiasi atas peran Squad Nusantara dalam menyelesaikan konflik tersebut. Ia mengaku pendampingan yang dilakukan membuat proses komunikasi menjadi lebih terbuka dan solutif.

“Alhamdulillah, berkat pendampingan Squad Nusantara, khususnya Pak Hartono, masalah ini bisa diselesaikan dengan baik. Kami sangat berterima kasih karena telah dijembatani dengan warga,” ungkapnya.

Suasana perbaikan jalan pun berlangsung penuh kebersamaan. Warga, pekerja tambang, dan relawan terlihat bahu-membahu menutup lubang, meratakan jalan, serta membersihkan material yang tersisa.

Perbaikan ini tidak hanya menjadi proyek fisik, tetapi juga simbol perdamaian dan tanggung jawab bersama. Ke depan, pihak penambang berkomitmen lebih memperhatikan dampak lingkungan, sementara warga membuka ruang dialog jika terjadi permasalahan serupa.

Squad Nusantara menegaskan akan terus mengawal proses perbaikan hingga tuntas dan jalan benar-benar layak digunakan.

“Ini bukti bahwa dengan niat baik dan komunikasi yang tepat, setiap persoalan bisa diselesaikan secara kekeluargaan,” tutup Hartono.


Redaksi: Zainuri

0/Post a Comment/Comments

Kunjungi Kami
Untuk Kebutuhan
Bisnis Anda
Logo Karya Tenda Logo Partner Baru Logo Imparsial News