BOJONEGORO Media Edy Macan– Nuansa kepedulian terhadap Dukuh Dungmas, Desa Kedungrejo, Kecamatan Sumberrejo, Bojonegoro pada Sabtu (04/04/2026). Sebanyak 595 warga dan santri memadati Pondok Pesantren (PP) Darussalam untuk mendapatkan layanan kesehatan gratis dalam agenda Bakti Sosial Pelayanan Medis Masyarakat yang diinisiasi oleh Djarum Foundation bekerja sama dengan Yayasan Bangun Sehat Indonesiaku (YBSI) .
Kegiatan ini merupakan kolaborasi ke-89 dalam rangkaian program Baksos Peduli Ponpes Jatim tahun 2026, sekaligus menjadi aksi nyata ketiga yang digelar sepanjang tahun ini.
Pengasuh PP Darussalam, Abah KH Muthohar, S.Pd.I , menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam atas dipilihnya pesantren beliau sebagai pusat kegiatan. Didampingi Kepala Ponpes Ustadz Hikmatulillah dan perangkat desa, ia mengapresiasi perhatian yang diberikan pihak swasta kepada masyarakat desa.
“Terima kasih atas perhatian Djarum Foundation dan YBSI. Kegiatan ini sangat membantu, terutama bagi warga kami di Dungmas agar bisa mendapatkan akses kesehatan dengan lebih mudah,” tutur KH Muthohar.
Senada dengan beliau, perangkat desa Kedungrejo, Hadi Suprayitno , mengajak seluruh elemen masyarakat—mulai dari kiai, ustadz, hingga santri—untuk memanfaatkan momentum ini sebagai ajang deteksi dini kesehatan.
Wakil Manajer Program Bakti Sosial Djarum Foundation, Ivana Lie , menegaskan bahwa melalui program Djarum Sumbangsih Sosial , berkomitmen memperkuat kesehatan di lingkungan pesantren.
“Pelayanan ini adalah upaya kami untuk hadir di tengah masyarakat, memastikan para santri, pengurus, hingga warga sekitar mendapatkan pelayanan medis yang layak,” jelas Ivana. Ia juga memuji antusiasme para santri yang terjun langsung membantu teknis pelaksanaan di lapangan.
Ketua Umum YBSI, Hj. Virly Mavitasari , menjelaskan bahwa baksos kali ini tidak hanya menyediakan pemeriksaan umum dan gigi, tetapi juga menghadirkan spesialis Telinga Hidung Tenggorokan (THT) serta unit mobile dental .
Berdasarkan data pemeriksaan terhadap 595 pasien, ditemukan beberapa tren penyakit:
Masyarakat Umum: Didominasi oleh hipertensi dan osteoartritis (nyeri sendi).
Santri: Banyak ditemukan kasus penyakit kulit, faringitis, dan Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA).
“Selain kuratif (pengobatan), kami juga mengedepankan edukasi preventif agar warga mampu melakukan pencegahan penyakit secara mandiri,” tambah Virly.
Aksi bantuan ini didukung oleh kekuatan 35 personel medis profesional, yang terdiri dari dokter spesialis, dokter umum, dokter gigi, perawat, hingga apoteker. Hingga saat ini, program Djarum Sumbangsih Sosial tercatat telah melayani lebih dari 90.000 warga di Jawa Tengah dan Jawa Timur sejak tahun 2014.
Hadir dalam kegiatan tersebut perwakilan Djarum Foundation Yuda Ardiwinata dan Totok Widyanto, serta Hani Kurniawan dari PT Djarum Bojonegoro, yang bersama-sama unsur Forkompinca Sumberrejo menyaksikan langsung manfaat nyata dari sinergi lintas sektor ini.
Redaksi:Aziz
Editor:Agl


Posting Komentar