TANGERANG, Media Edy Macan – Polresta Tangerang melakukan penyelidikan terhadap seorang pria yang diamankan warga karena diduga hendak melakukan pencurian di Desa Sindang Sono, Kecamatan Sindang Jaya, Kabupaten Tangerang, Rabu (25/3/2026) sekitar pukul 01.00 WIB.
Peristiwa tersebut sempat viral di media sosial. Namun, berdasarkan hasil penyelidikan, pria yang diamankan diketahui mengalami gangguan jiwa.
Kapolresta Tangerang Kombes Pol Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah mengatakan, saat kejadian, personel Polsek Pasar Kemis langsung menuju tempat kejadian perkara (TKP).
Di lokasi, petugas mendapati seorang pria tanpa identitas telah diamankan warga dalam kondisi tangan terikat. Pria tersebut juga sempat menjadi sasaran amukan massa karena dicurigai hendak melakukan tindak pencurian.
“Petugas segera mengamankan situasi dan membawa pria tersebut ke RSUD Balaraja untuk mendapatkan perawatan medis,” ujar Indra Waspada.
Dari hasil penyelidikan, diketahui identitas pria tersebut berinisial AA, warga Kampung Gerobogan, Desa Sukamulya, Kecamatan Sukamulya, Kabupaten Tangerang.
Berdasarkan keterangan pihak keluarga, AA diketahui mengalami gangguan jiwa dan tengah menjalani pengobatan rawat jalan di RS dr. Soeharto Heerdjan, Grogol. Namun, yang bersangkutan dilaporkan meninggalkan rumah sejak Sabtu (21/3/2026).
“Keterangan dari keluarga diperkuat dengan bukti pengobatan. Yang bersangkutan memang memiliki riwayat gangguan kejiwaan dan sedang menjalani perawatan,” jelasnya.
Indra Waspada menambahkan, AA juga pernah diamankan warga pada Desember 2025 di wilayah Cikupa. Namun, saat itu yang bersangkutan dikembalikan kepada pihak keluarga karena kondisi kejiwaannya.
Terkait kejadian terbaru ini, pihak keluarga telah menjemput AA dan menyatakan tidak akan menempuh jalur hukum terhadap pihak mana pun.
Seiring viralnya peristiwa tersebut di media sosial, Indra Waspada mengimbau masyarakat agar tidak terburu-buru mengambil kesimpulan serta tidak melakukan tindakan main hakim sendiri.
“Apabila menemukan hal yang mencurigakan, segera laporkan kepada pihak kepolisian agar dapat ditangani secara tepat,” tegasnya.

Posting Komentar