Sinergi Spiritual dan Struktural: Wali Kota Probolinggo Perkuat Ukhuwah di Penghujung Ramadan

 

PROBOLINGGO Media Edy Macan– Harmoni antara pemerintah (Umaroh) dan tokoh agama (Ulama) menjadi pilar utama dalam mewujudkan keberkahan di Kota Probolinggo. Hal ini tercermin dalam kegiatan "Doa Bersama Ulama dan Umaroh" yang diinisiasi oleh Baznas Kota Probolinggo di Rumah Dinas Wali Kota pada Minggu (15/03/2026).

Mengusung tema “Merajut Ukhuwah untuk Menggapai Berkah”, acara yang bertepatan dengan hari ke-25 Ramadan 1447 Hijriah ini dihadiri oleh sekitar 150 tamu undangan, mulai dari jajaran Forkopimda, tokoh masyarakat, hingga pimpinan perangkat daerah.

Wali Kota Probolinggo, Dokter Aminuddin, mengungkapkan rasa syukurnya atas terjalinnya silaturahmi yang erat ini. Dalam sambutannya, sosok yang akrab disapa Dokter Amin tersebut menekankan bahwa mengelola pemerintahan memiliki kemiripan dengan profesi medis.

"Seorang pemimpin harus seperti dokter; memahami akar permasalahan masyarakat dengan saksama sebelum memberikan solusi atau kebijakan. Itulah mengapa saya memegang prinsip inklusif. Masukan dari ulama, akademisi, hingga media adalah energi bagi kami untuk membangun kota," ujar Dokter Amin.

Momen ini juga menjadi ajang refleksi satu tahun kepemimpinannya. Dokter Amin memaparkan sejumlah torehan positif, di antaranya pertumbuhan ekonomi kota yang mencapai 5,65%—salah satu yang tertinggi di Jawa Timur—serta raihan 25 penghargaan nasional.

Tak hanya infrastruktur, fokus utama pemerintah saat ini adalah kualitas Sumber Daya Manusia (SDM). "Kami sedang menyiapkan program beasiswa senilai Rp1 miliar guna memastikan generasi muda kita mendapatkan akses pendidikan yang layak," tambahnya. Ia juga mengajak para ulama untuk turut mengedukasi warga bahwa menjaga kebersihan kota adalah bagian dari manifestasi keimanan.

Sebagai bentuk nyata kepedulian sosial, dalam acara ini Pemerintah Kota melalui Baznas menyalurkan dana Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) yang dihimpun dari ASN setempat. Bantuan yang disalurkan meliputi:

  • Santunan untuk 549 anak yatim.

  • Bantuan bagi 463 abang becak dan kaum duafa.

  • Pemberian 500 mushaf Al-Qur’an dan takriman bagi 122 hafidz.

  • Tali asih untuk 150 kiai dan nyai, serta bantuan bagi 310 marbot masjid.

Acara diakhiri dengan khidmat melalui doa bersama yang dipimpin oleh Ketua MUI Kota Probolinggo, KH. Sulthon. Harapan besar pun terpanjat agar Kota Probolinggo senantiasa diliputi kedamaian, keberkahan, dan kemajuan yang merata bagi seluruh warganya.

Redaksi:Syl

Editor:Agl

0/Post a Comment/Comments

Kunjungi Kami
Untuk Kebutuhan
Bisnis Anda
Logo Karya Tenda Logo Partner Baru Logo Imparsial News