GROBOGAN Media Edy Macan – Semangat religiusitas dan nasionalisme menyatu dalam kegiatan Ramadan Camp yang diselenggarakan oleh Yayasan Pendidikan Islam Sosial (YPIS) Basmalah, Kecamatan Gubug, Kabupaten Grobogan. Acara yang berlangsung pada Selasa (10/03/2026) ini menghadirkan Ahmad Arifin, SH, MH, sebagai narasumber utama untuk membekali para siswa dengan nilai-nilai kehidupan yang mendasar.
Mengangkat tema “Remaja Tangguh: Cinta Keluarga, Agama, dan NKRI” , kegiatan ini dirancang khusus untuk membentuk generasi muda yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga kuat secara moral dan spiritual.
Kegiatan yang diikuti seluruh siswa kelas 1 hingga kelas 6 YPIS Basmalah ini berjalan dengan khidmat namun tetap interaktif. Dalam pemaparannya, Ahmad Arifin menekankan pentingnya menanamkan tiga pilar kecintaan sejak usia dini sebagai bekal menghadapi tantangan masa depan.
“Anak-anak harus tumbuh menjadi pribadi yang tangguh dan berakhlak mulia. Fondasi terpenting adalah menghormati orang tua, taat beragama, serta memiliki rasa nasionalisme yang tinggi terhadap tanah air. Inilah modal utama mereka untuk menjadi pemimpin masa depan,” tegas Ahmad Arifin di hadapan para siswa yang antusias.
Suasana semakin hidup saat memasuki sesi tanya jawab. Ahmad Arifin tidak hanya memberikan materi satu arah, tetapi juga aktif menguji pemahaman dan daya ingat para siswa. Interaksi dua arah ini disambut meriah oleh para peserta yang berebut mengajukan pertanyaan, menunjukkan tingginya rasa ingin tahu mereka terhadap nilai-nilai kebangsaan dan keagamaan.
Ramadan Camp merupakan agenda rutin tahunan YPIS Basmalah sebagai bagian dari program penguatan karakter selama bulan suci. Yayasan yang telah menyandang Akreditasi A ini berada di bawah binaan Misbachul Munir, dengan Zuzhum Nurwakidah, M.Pd., menjabat sebagai Ketua Yayasan.
Pihak yayasan berharap, melalui pendampingan intensif ini, para siswa mampu mengimplementasikan karakter disiplin dan akhlakul karimah dalam kehidupan sehari-hari. Tujuan besarnya adalah mencetak generasi yang seimbang antara kesalehan individu dan kesalehan sosial demi keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Redaksi:Team
Editor:Agl

Posting Komentar