PROBOLINGGO, Media Edy Macan – Pemerintah Kota Probolinggo menggelar peringatan Nuzulul Qur’an pada Jumat sore (6/3/2026) di Masjid Agung Raudatul Jannah dengan mengusung tema “Menjadikan Al-Qur’an sebagai Pedoman Hidup.” Peringatan ini merupakan bagian dari tradisi umat Islam setiap tanggal 17 Ramadan untuk mengenang turunnya Al-Qur’an sebagai petunjuk hidup bagi umat manusia.
Acara tersebut dihadiri langsung oleh Wali Kota Probolinggo Aminuddin yang didampingi Wakil Wali Kota Ina Dwi Lestari, Ketua TP PKK Kota Probolinggo dr. Evariani, serta Penjabat Sekretaris Daerah Kota Probolinggo Rey Suwigtyo. Turut hadir pula para alim ulama, tokoh agama, tokoh masyarakat, Forkopimda, para asisten dan staf ahli, kepala OPD di lingkungan Pemkot Probolinggo, Ketua BAZNAS, Ketua MUI, serta pengurus dan muslimat Masjid Agung Raudatul Jannah.
Suasana masjid berlangsung khidmat saat lantunan ayat suci Al-Qur’an dibacakan oleh Mahmud Syahroni. Bacaan tersebut menambah kekhusyukan jamaah yang hadir dalam memperingati turunnya kitab suci umat Islam.
Ketua Pengurus Masjid Agung Raudatul Jannah, Abdul Aziz, menyampaikan harapannya agar akses dari Masjid Agung menuju makam para ulama dapat dibuka sehingga jasa para ulama terdahulu tetap dikenang. Ia juga mengingatkan pentingnya memaknai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.
“Mudah-mudahan peringatan Nuzulul Qur’an ini memberikan hikmah dan hidayah dari Allah SWT kepada kita semua,” ujarnya.
Dalam ceramahnya, Wali Kota Aminuddin mengajak masyarakat menjadikan peringatan Nuzulul Qur’an sebagai momentum untuk menghadapi berbagai tantangan global. Ia mengingatkan bahwa perubahan besar dalam kehidupan umat Islam dapat dimulai dari proses spiritual yang mendalam, sebagaimana peristiwa ketika Nabi Muhammad SAW menerima wahyu pertama di Gua Hira melalui Malaikat Jibril.
Menurutnya, bulan Ramadan menjadi kesempatan bagi umat Islam untuk melakukan perubahan dalam diri.
“Dengan berpuasa kita menahan hawa nafsu, meningkatkan keimanan dan ketakwaan. Harapannya saat Syawal nanti kita kembali ke fitrah, lahir sebagai pribadi yang lebih baik dan bertakwa kepada Allah,” ungkapnya.
Ia juga menegaskan bahwa Al-Qur’an merupakan petunjuk yang menuntun manusia menuju jalan kebenaran.
Pada kesempatan tersebut, Wali Kota juga menyampaikan rencana renovasi Masjid Agung Raudatul Jannah dalam waktu dekat agar menjadi “Masjid Emas” kebanggaan Kota Probolinggo sebagai bagian dari dukungan terhadap program pembangunan daerah.
Dalam rangkaian kegiatan tersebut juga dilakukan penyerahan santunan secara simbolis kepada 10 anak yatim serta bantuan dana pembinaan bagi perwakilan hafiz dan hafizah di Kota Probolinggo.
Secara keseluruhan, bantuan yang akan disalurkan meliputi santunan bagi 609 anak yatim, takrim untuk 122 huffadz, bantuan bagi 312 marbot masjid, distribusi 500 mushaf Al-Qur’an, serta bantuan pengecatan untuk 20 musala di Kota Probolinggo.
.jpeg)

Posting Komentar