Tangerang, Media Edy Macan – Kondisi semrawut terlihat di sepanjang Jalan Raya Mauk, wilayah Sangiang Jaya, Kecamatan Periuk, Kota Tangerang. Sisa kabel dari berbagai provider yang tidak dibersihkan setelah perbaikan pascakebakaran memicu keluhan warga karena membuat lingkungan tampak kumuh dan tidak tertata.
Berdasarkan pantauan di lapangan pada Kamis (19/03/2026), kabel-kabel terlihat berserakan di tepi jalan, bahkan sebagian menjuntai hingga ke badan jalan. Selain itu, pemasangan tiang kabel juga dinilai tidak teratur, dengan jumlah yang berlebihan dalam satu titik.
Kondisi ini dinilai tidak hanya merusak keindahan lingkungan, tetapi juga mengganggu kenyamanan serta membahayakan pengguna jalan, terlebih lokasi tersebut merupakan kawasan padat lalu lintas.
Warga setempat mengaku kecewa karena belum ada tindakan nyata dari pihak terkait, baik pemerintah kelurahan, kecamatan, maupun dinas teknis seperti PUPR Kota Tangerang. Hingga kini, sisa kabel yang ditinggalkan penyedia layanan masih belum dibersihkan.
Salah satu warga berinisial YL menyampaikan kekhawatirannya terkait kabel yang menjuntai rendah. Menurutnya, kondisi tersebut berpotensi membahayakan pejalan kaki.
“Kabel-kabel itu dibiarkan begitu saja. Selain membuat kumuh, juga berisiko bagi keselamatan, terutama bagi pejalan kaki,” ujarnya.
Selain persoalan kebersihan, warga juga menyoroti dugaan pelanggaran terhadap aturan penataan jaringan telekomunikasi. Sejumlah provider dinilai tidak mematuhi regulasi yang mengatur pemasangan dan penertiban kabel.
Masyarakat pun mempertanyakan keseriusan Pemerintah Kota Tangerang dalam menata infrastruktur kota, terutama setelah insiden kebakaran yang seharusnya menjadi momentum untuk melakukan pembenahan, seperti penataan ulang kabel udara atau pemindahan ke jaringan bawah tanah.
Warga mendesak Dinas PUPR bersama instansi terkait untuk segera turun tangan dan mengambil langkah tegas terhadap para penyedia layanan yang tidak tertib, termasuk pemberian sanksi hingga pencabutan izin jika diperlukan.
Sejumlah perusahaan penyedia layanan internet disebut beroperasi di kawasan tersebut, sehingga diharapkan ada tanggung jawab bersama dalam menjaga kerapihan dan keselamatan lingkungan.
Warga berharap pemerintah dan para provider dapat segera berkoordinasi untuk menata ulang kabel-kabel yang semrawut, demi menciptakan lingkungan yang lebih aman, nyaman, dan tertib.
Redaksi: Ysf
Posting Komentar