Merajut Silaturahmi, Melangitkan Doa MADAS Sedarah Se-Indonesia Gelar Haul dan Halal Bihalal di Sampang

 

SAMPANG Media Edy Macan – Semangat kekeluargaan dan penghormatan terhadap leluhur menyatu dalam gelaran akbar yang dihelat oleh organisasi MADAS (Madura Asli) Sedarah se-Indonesia. Pada Senin (23/03/2026), ribuan pasang mata saksi bisu kemegahan acara Tasyakuran, Halal Bihalal, sekaligus Haul Buyut se-Madura yang dilangsungkan di kediaman Bapak Mat Yasin, Dusun Berleber, Desa Maduleng, Kecamatan Omben, Kabupaten Sampang.

Acara yang dimulai pukul 13.00 WIB ini berlangsung penuh kekhusyukan dengan kehadiran barisan ulama kharismatik Madura, para kyai, sesepuh, serta tokoh masyarakat. Kehadiran para tokoh ini bukan sekadar seremonial, melainkan pemberi ruh spiritual bagi organisasi yang terus tumbuh besar ini.

Momentum ini menjadi titik temu lintas daerah, di mana anggota MADAS dari berbagai penjuru Nusantara berkumpul untuk mempererat tali ukhuwah (persaudaraan). Selain sebagai ajang melepas rindu pasca-Idul Fitri, acara ini didedikasikan sebagai bentuk penghormatan setinggi-tingginya kepada para leluhur (buyut) yang telah meletakkan fondasi sejarah dan perjuangan masyarakat Madura.

Rangkaian acara diisi dengan pembacaan tahlil dan doa bersama yang menggema, dilanjutkan dengan tausiyah keagamaan. Pesan utama yang disampaikan adalah urgensi menjaga persatuan, melestarikan nilai-nilai tradisi, serta memperkokoh fondasi iman di tengah arus zaman.

Bung Taufik, selaku Ketua Umum MADAS Sedarah, dalam sambutannya menekankan visi besar organisasi:

"Harapan saya, seluruh anggota MADAS dapat terus memperkuat tali persaudaraan. Jadikan MADAS Sedarah sebagai wadah yang mampu menyatukan seluruh elemen masyarakat Madura, tidak hanya di tingkat nasional, tetapi hingga ke kancah internasional," tegasnya.

Sebagai tuan rumah sekaligus Ketua DPAC Balongpanggang Gresik, Bapak Mat Yasin menyampaikan apresiasi mendalam atas antusiasme peserta yang hadir. Beliau berharap kekompakan yang terlihat hari ini menjadi modal utama bagi kemajuan MADAS di masa depan.

Tak hanya soal spiritualitas, acara ini juga menampilkan identitas budaya yang kuat. Penampilan seni bela diri "Clurit Terbang" oleh Samsul Alhasani dari Robetal, Sampang, berhasil memukau para hadirin. Atraksi ini menjadi pengingat bahwa di balik semangat persaudaraan, masyarakat Madura tetap menjaga warisan budaya yang gagah dan berkarakter.

Redaksi:Team

Editor:Agl

0/Post a Comment/Comments

Kunjungi Kami
Untuk Kebutuhan
Bisnis Anda
Logo Karya Tenda Logo Partner Baru Logo Imparsial News