Menuju Generasi Emas: 145 Dapur MBG Lamongan Siap Beroperasi dengan Standar Badan Gizi Nasional

  

LAMONGAN, Media Edy Macan– Semangat pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) terus diperkuat di Kabupaten Lamongan. Langkah strategis ini ditegaskan dalam agenda Halal Bihalal dan Silaturahmi bertajuk "Mitra Lamkot Duwe Gawe" yang berlangsung di GOR Lamongan pada Sabtu (28/03/2026). Acara ini menjadi momentum penting untuk menyelaraskan komitmen berkelanjutan dalam pemenuhan gizi masyarakat.

Komandan Kodim (Dandim) 0812 Lamongan, Letkol Inf Deni Suryo Anggo Digdo, memberikan penekanan keras kepada seluruh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) se-Kecamatan Lamongan Kota. Beliau menegaskan bahwa kepatuhan terhadap Standard Operating Procedure (SOP) adalah harga mati demi menjamin kualitas dan keamanan pangan.

"Evaluasi rutin setiap bulan bukan sekadar formalitas, melainkan instrumen strategis untuk mengidentifikasi kendala di lapangan. Kami ingin setiap kekurangan segera diperbaiki agar kualitas layanan kepada masyarakat terus meningkat," tegas Letkol Inf Deni Suryo.

Dalam arahannya, Dandim juga mengingatkan bahwa Badan Gizi Nasional (BGN) tidak main-main dalam pengawasan. Tercatat, sekitar 700 unit SPPG di tingkat nasional telah ditutup karena gagal memenuhi standar operasional.

Di wilayah Lamongan sendiri, saat ini telah beroperasi sekitar 145 dapur MBG. Dandim berharap seluruh pengelola di Lamongan dapat menjaga integritas agar tidak ada unit yang terkena sanksi administratif maupun penutupan.

Program MBG tidak hanya sekadar membagikan makanan, tetapi mencakup standar yang kompleks, antara lain:

  • Standarisasi Menu: Memastikan kandungan gizi sesuai kebutuhan pertumbuhan.

  • Efisiensi Anggaran: Transparansi dalam penggunaan dana negara.

  • Kualitas Distribusi: Memastikan makanan sampai ke tangan penerima manfaat dalam kondisi layak dan tepat waktu.

Senada dengan hal tersebut, Koordinator SPPG Kecamatan Lamongan Kota, Agustin, mengajak seluruh penyelenggara untuk memperkuat pengawasan kolektif. Sinergi antara pemerintah daerah, TNI, pengelola dapur, dan masyarakat menjadi fondasi utama agar program ini mampu mencetak generasi yang sehat, kuat, dan kompetitif di masa depan.

Redaksi:Adji

Editor:Agl

0/Post a Comment/Comments

Kunjungi Kami
Untuk Kebutuhan
Bisnis Anda
Logo Karya Tenda Logo Partner Baru Logo Imparsial News