Pakuhaji, Media Edy Macan – Dalam rangka meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat, Kecamatan Pakuhaji menggelar Lokakarya Mini Triwulan I tingkat kecamatan yang melibatkan wilayah kerja Puskesmas Pakuhaji dan Puskesmas Sukawali. Kegiatan tersebut berlangsung di Gedung GSG, Selasa (31/3/2026).
Kegiatan ini dihadiri oleh Camat Pakuhaji H.M. Supriyatna, S.Sos., M.M., Kapolsek Pakuhaji AKP Prapto Laksono, S.H., M.H., Bhabinkamtibmas Desa Buaran Bambu Serka Ishak, Kepala Puskesmas Pakuhaji drg. Muslim, M.K.M., Kepala Puskesmas Sukawali dr. R. Astrid, jajaran tenaga kesehatan, serta unsur terkait dari seluruh desa di wilayah Kecamatan Pakuhaji.
Kapolsek Pakuhaji AKP Prapto Laksono menjelaskan bahwa lokakarya ini menjadi wadah koordinasi, evaluasi, serta penyusunan langkah strategis dalam mengoptimalkan program kesehatan di wilayah Kecamatan Pakuhaji.
Dalam pembahasan tersebut, turut disinggung sejumlah persoalan sosial yang berdampak pada kesehatan masyarakat, seperti tawuran, pencurian kendaraan bermotor (curanmor), serta penyalahgunaan obat-obatan terlarang jenis pil eksimer yang saat ini marak diperjualbelikan, baik secara langsung maupun melalui media sosial dengan sistem pertemuan (COD).
Sementara itu, dalam sambutannya, Camat Pakuhaji H.M. Supriyatna menyampaikan apresiasi atas sinergi seluruh pihak yang selama ini berkomitmen dalam meningkatkan pelayanan kesehatan masyarakat. Ia juga menekankan pentingnya peran orang tua, khususnya ibu, dalam mengawasi anak-anak agar tidak terpengaruh dampak negatif penggunaan media sosial.
Selain itu, isu stunting juga menjadi salah satu fokus utama dalam kegiatan tersebut. Camat menegaskan bahwa penanganan stunting memerlukan peran aktif seluruh elemen masyarakat, termasuk kader posyandu.
“Puskesmas melalui kader posyandu memiliki peran penting dalam pendeteksian dini keluarga yang berisiko stunting. Optimalisasi peran masyarakat menjadi kunci keberhasilan dalam menurunkan angka stunting,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan sejumlah gerakan yang perlu didorong secara berkelanjutan, antara lain Gerakan Peduli Stunting, Gerakan Peduli Kesehatan Ibu dan Anak, Gerakan Pola Asuh Anak dan Remaja, Gerakan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), serta gerakan keluarga dalam peningkatan kualitas pendidikan dan pengelolaan ekonomi.
Lokakarya ini menjadi momentum penting untuk melakukan evaluasi capaian program sekaligus merumuskan strategi ke depan. Dengan dukungan lintas sektor, diharapkan pelayanan kesehatan di wilayah Pakuhaji dan sekitarnya dapat semakin meningkat serta menjangkau seluruh lapisan masyarakat.
Kegiatan ditutup dengan penandatanganan komitmen bersama dalam mendukung pencegahan dan percepatan penurunan stunting di wilayah Kecamatan Pakuhaji.
Melalui kegiatan ini, diharapkan tercipta kesamaan persepsi, peningkatan kerja sama, serta penguatan komitmen seluruh unsur terkait dalam mewujudkan masyarakat yang lebih sehat, mandiri, dan sejahtera.

Posting Komentar