LAMONGAN, Media Edy Macan — Malam takbiran di Desa Kebalan Kulon, Kecamatan Sekaran, Kabupaten Lamongan, berlangsung meriah dan penuh makna. Puluhan kader dari berbagai Badan Otonom (Banom) Nahdlatul Ulama bersatu menggelar takbir keliling dengan nuansa tradisional yang kental, menghadirkan semangat syiar Islam dan kebersamaan.
Kegiatan yang diprakarsai oleh Pengurus Ranting NU Kebalan Kulon ini melibatkan berbagai elemen, mulai dari GP Ansor, Banser, Rijalul Ansor, Fatayat NU, Muslimat NU, hingga pelajar IPNU dan IPPNU. Kolaborasi lintas generasi tersebut menjadi bukti nyata soliditas organisasi dalam menjaga tradisi keagamaan di tengah masyarakat.
Dengan membawa obor sebagai simbol penerang, para peserta berjalan mengelilingi desa sambil melantunkan takbir. Cahaya obor yang berderet berpadu dengan gema takbir menciptakan suasana yang hangat, religius, sekaligus membangkitkan rasa kebersamaan.
Salah satu penggerak kegiatan, Rohim, menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan bentuk nyata sinergi antar Banom NU dalam merawat tradisi dan mempererat silaturahmi.
“Ini adalah wujud kebersamaan kami dalam mensyiarkan Islam sekaligus menjaga kekompakan antar Banom. Kami ingin takbiran tetap berjalan tertib, khidmat, dan memberi kesan mendalam bagi masyarakat,” ujarnya.
Panitia juga memastikan kegiatan berjalan lancar dengan memperhatikan ketertiban, keamanan, serta kenyamanan warga di sepanjang rute yang dilalui peserta.
Melalui kegiatan ini, diharapkan nilai kebersamaan dan kerukunan antarwarga Desa Kebalan Kulon semakin kokoh, sekaligus memperkuat peran Banom NU dalam menjaga tradisi keislaman yang penuh makna.
Red: Tim
Posting Komentar