Rembang, Media Edy Macan - Radar CNN – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap I Tahun Anggaran 2026 di Kecamatan Bulu, Kabupaten Rembang, resmi ditutup pada Rabu (11/3/2026). Upacara penutupan berlangsung di kawasan Wana Wisata Mantingan, Kecamatan Bulu.
Kegiatan tersebut dihadiri perwakilan Bupati Rembang, Komandan Kodim 0720/Rembang Letkol Arm Winner beserta jajaran, Kapolsek Bulu, Danramil, perangkat daerah, serta tokoh masyarakat dan tokoh agama setempat.
Dalam sambutannya, Dandim 0720/Rembang Letkol Arm Winner menyampaikan bahwa program TMMD tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur desa, tetapi juga menjadi sarana memperkuat kemanunggalan TNI dengan masyarakat.
“TMMD Sengkuyung Tahap I ini bukan sekadar program pembangunan fisik, tetapi juga menjadi wujud nyata sinergi antara TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam membangun desa secara bersama-sama,” ujar Letkol Winner.
Menurutnya, keberhasilan program TMMD tidak terlepas dari dukungan dan partisipasi aktif masyarakat yang terlibat langsung dalam setiap tahapan kegiatan.
Prosesi penutupan kegiatan TMMD ditandai dengan pemukulan gong oleh Dandim 0720/Rembang sebagai simbol berakhirnya seluruh rangkaian kegiatan program tersebut.
Usai upacara penutupan, rombongan melakukan peninjauan ke salah satu sasaran fisik utama TMMD, yaitu pembangunan jalan akses pertanian di wilayah Mantingan sepanjang 545 meter yang telah dibangun dengan metode rigid pavement.
Pembangunan jalan tersebut diharapkan dapat mempermudah mobilitas masyarakat, khususnya para petani dalam mengangkut hasil pertanian, serta meningkatkan aktivitas ekonomi masyarakat di wilayah tersebut.
“Kami mengapresiasi antusiasme masyarakat yang telah berpartisipasi aktif dalam pelaksanaan TMMD. Sinergi yang terbangun ini menjadi bukti bahwa pembangunan desa dapat berjalan optimal jika dilakukan secara bersama-sama,” tambah Dandim.
Selain pembangunan fisik, program TMMD Sengkuyung Tahap I juga melaksanakan berbagai kegiatan nonfisik seperti penyuluhan bela negara, wawasan kebangsaan, pelayanan kesehatan, serta pasar murah yang digelar di Balai Desa Mantingan.
Melalui kegiatan tersebut, diharapkan masyarakat tidak hanya merasakan manfaat pembangunan infrastruktur, tetapi juga memperoleh peningkatan wawasan, kesehatan, dan kesejahteraan.
Dengan berakhirnya TMMD Sengkuyung Tahap I Tahun 2026 ini, diharapkan hasil pembangunan yang telah dicapai dapat dirawat dan dimanfaatkan secara berkelanjutan oleh masyarakat demi mendukung kemajuan desa.

.jpeg)
Posting Komentar