Serap Usulan Pembangunan 2027, Wabup Gus Hanies Hadiri Musrenbangcam Gunem Sekaligus Resmikan Bazar Murah


Gunem, Media Edy Macan  Musyawarah Perencanaan Pembangunan Kecamatan (Musrenbangcam) Gunem menjadi momentum strategis dalam menyerap dan menyelaraskan aspirasi masyarakat untuk penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Rembang Tahun 2027. Kegiatan ini dihadiri Wakil Bupati Rembang, Gus Hanies Cholil Barro’, Camat Gunem Fajar Riza Dwi Sasongko, Kapolsek Gunem Iptu Yayat Supriyanto, S.H., anggota DPRD Dapil VI Maslichan, S.E., M.M., Maryono, Mugiyarto, dan Sustiyono, serta unsur Forkopimda, Forkopimcam, kepala desa se-Kecamatan Gunem, dan pemangku kepentingan lainnya.

Musrenbangcam juga diikuti oleh perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Dinas Perhubungan, BPBD, PKK, Forum Perempuan dan Anak Kecamatan Gunem, serta sejumlah mitra swasta seperti PT Semen Gresik, PT Charoen Pokphand Jaya Farm, PT Indomobil, Perhutani, dan SPPG, bersama tokoh masyarakat setempat.

Selain membahas perencanaan pembangunan, kegiatan Musrenbangcam Gunem turut diramaikan dengan pembukaan bazar murah oleh Wakil Bupati Rembang. Bazar tersebut menyediakan paket sembako dengan harga terjangkau, produk UMKM, serta hasil pertanian lokal yang dikelola oleh ibu-ibu PKK sebagai upaya mendorong penguatan ekonomi masyarakat.

Pada kesempatan yang sama, Gus Hanies juga melaksanakan peletakan batu pertama pembangunan Mushola Al Barokah Kecamatan Gunem. Mushola tersebut dibangun secara swadaya sebagai bentuk kepedulian bersama terhadap kebutuhan sarana ibadah masyarakat.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Rembang menegaskan bahwa Musrenbangcam bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan forum strategis untuk merumuskan arah pembangunan yang berbasis data, terukur, berkelanjutan, dan berpihak pada kelompok rentan.

“Musrenbangcam Tahun 2026 untuk RKPD 2027 ini menjadi upaya menyelaraskan arah pembangunan, khususnya di Kecamatan Gunem. Perencanaan harus efisien, tepat sasaran, serta membuka ruang kolaborasi dengan perusahaan yang beroperasi di wilayah Gunem,” ujar Gus Hanies.

Ia juga memaparkan sejumlah capaian pembangunan Kabupaten Rembang, di antaranya penurunan angka kemiskinan dan stunting, pertumbuhan ekonomi yang mencapai 5 persen, serta Indeks Pembangunan Manusia (IPM) sebesar 73 persen. Pemerintah daerah, lanjutnya, terus mendukung program strategis nasional seperti Makan Bergizi Gratis (MBG) yang telah berjalan, serta pembangunan KDMP.

Menurut Gus Hanies, Kecamatan Gunem memiliki potensi besar di sektor pertanian, peternakan, dan sumber daya alam. Namun, keterbatasan akses dan infrastruktur masih menjadi tantangan yang perlu diselesaikan. Oleh karena itu, prioritas pembangunan diarahkan pada peningkatan jalan produksi, akses antar desa, penguatan pertanian dan peternakan rakyat, serta pendampingan untuk memperluas akses pasar.

“Musrenbangcam ini juga menjadi ruang konsolidasi antara pemerintah desa dan wakil rakyat. Harapannya, Gunem semakin tentram dan masyarakatnya semakin sejahtera,” imbuhnya.

Sementara itu, Camat Gunem Fajar Riza Dwi Sasongko menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi dalam kegiatan tersebut. Ia berharap Musrenbangcam dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Fajar Riza menuturkan bahwa Kecamatan Gunem memiliki peran penting sebagai paru-paru Kabupaten Rembang karena masih terjaganya kawasan hutan. Oleh sebab itu, pembangunan di wilayah Gunem harus tetap memperhatikan aspek kelestarian lingkungan.

“Kami juga mendorong Gunem sebagai kawasan agrowisata dan lumbung pangan. Salah satu komoditas yang mulai dikembangkan adalah alpukat sebagai tanaman unggulan,” jelasnya.

Ia menambahkan, Kecamatan Gunem turut memberikan kontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Rembang dari sektor pertanian hingga pertambangan. Ke depan, pihaknya berharap Gunem dapat memiliki unit mobil pemadam kebakaran berkapasitas medium guna meningkatkan kesiapsiagaan bencana.

Dalam sesi dialog, warga Desa Sendangmulyo, Sumarsono, menyampaikan pertanyaan terkait pembagian dan pemanfaatan embung. Menanggapi hal tersebut, Wakil Bupati Rembang menyatakan akan meneruskan persoalan tersebut kepada DPUTARU untuk dilakukan evaluasi distribusi, sekaligus melibatkan masyarakat dalam penentuan penerima manfaat.

Aspirasi terkait penerangan jalan umum (PJU) juga kembali disampaikan warga. Dinas Perhubungan menyatakan siap menampung usulan tersebut. Pada tahun 2025, Dishub telah melaksanakan pemasangan LPJU secara prioritas, di antaranya di kawasan Masjid Sawah Ombo Jalan SD Panohan, Jalan Desa Sendangmulyo, dan Jalan SD Sidomulyo.

Melalui Musrenbangcam Gunem ini, diharapkan terwujud perencanaan pembangunan yang selaras dengan kebutuhan masyarakat, berkelanjutan, serta mampu meningkatkan kesejahteraan warga secara nyata.

Redaksi: Team
Editor: Mnd

0/Post a Comment/Comments

Kunjungi Kami
Untuk Kebutuhan
Bisnis Anda
Logo Karya Tenda Logo Partner Baru Logo Imparsial News