PROBOLINGGO, Media Edy Macan — Tahun 2026 menjadi momentum penting bagi Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Kota Probolinggo untuk melakukan pembenahan menyeluruh dan melangkah lebih terarah serta terukur, khususnya dalam pemenuhan kebutuhan masyarakat akan layanan air bersih. Hal tersebut disampaikan manajemen Perumda pada Rabu (4/2/2026).
Setelah melalui dua tahun operasional, Perumda Kota Probolinggo menegaskan komitmennya untuk melakukan evaluasi dan pembenahan, baik dari sisi internal maupun eksternal, guna meningkatkan kinerja perusahaan serta kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Direktur Perumda Kota Probolinggo, Indra Sovia Jalal, menyampaikan bahwa evaluasi selama dua tahun terakhir menjadi dasar dalam menyusun strategi ke depan. Dari hasil evaluasi tersebut, Perumda mencatat sejumlah capaian positif, sekaligus menemukan beberapa aspek yang perlu segera dibenahi.
“Di tahun 2026 ini kami fokus berbenah. Selama dua tahun berjalan sudah kami lakukan evaluasi. Ada beberapa capaian dan penghargaan yang diraih, serta target yang berhasil direalisasikan, termasuk peningkatan kontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD),” ujar Indra.
Menurutnya, capaian tersebut menunjukkan bahwa Perumda berada pada jalur yang tepat. Namun demikian, pihaknya menegaskan tidak ingin berpuas diri dan akan terus melakukan perbaikan agar kinerja perusahaan semakin optimal dan manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat.
Salah satu fokus utama pembenahan adalah penguatan kerja sama dengan seluruh stakeholder. Indra menekankan bahwa kolaborasi dengan pemerintah, mitra usaha, serta elemen masyarakat menjadi kunci dalam mendorong peningkatan pendapatan perusahaan secara berkelanjutan.
“Penguatan kerja sama dengan stakeholder harus terus ditingkatkan. Dengan kolaborasi yang baik, potensi pendapatan perusahaan dapat dikembangkan sekaligus mendukung keberlanjutan layanan publik,” jelasnya.
Selain itu, Perumda Kota Probolinggo juga memberikan perhatian serius terhadap pembenahan internal, terutama pada struktur organisasi dan manajemen. Penataan internal dinilai penting untuk menciptakan sistem kerja yang lebih efektif, profesional, dan responsif terhadap kebutuhan pelanggan.
Pembenahan manajemen internal tersebut diarahkan untuk meningkatkan kualitas pelayanan, khususnya pada sektor strategis Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM). Menurut Indra, layanan air bersih merupakan kebutuhan dasar masyarakat yang harus dikelola dengan standar pelayanan tinggi.
“Kami akan menata kembali struktur manajemen internal agar kualitas pelayanan kepada pelanggan semakin baik, terutama pada layanan SPAM yang menyangkut kebutuhan dasar masyarakat,” tegasnya.
Ia menambahkan, perbaikan tata kelola perusahaan tidak hanya berdampak pada efisiensi internal, tetapi juga meningkatkan kepercayaan publik terhadap Perumda sebagai badan usaha milik daerah. Kepercayaan tersebut menjadi modal penting dalam mendukung pembangunan daerah.
Dengan langkah-langkah pembenahan tersebut, Perumda Kota Probolinggo menargetkan kinerja yang lebih solid pada tahun 2026. Manajemen berharap evaluasi, penguatan kolaborasi, dan penataan internal dapat berjalan seiring untuk meningkatkan pendapatan sekaligus kualitas pelayanan publik.
“Target kami jelas, Perumda harus semakin profesional, pelayanan meningkat, dan kontribusi terhadap daerah semakin nyata,” pungkas Indra.
Langkah ini menegaskan bahwa tahun 2026 bukan sekadar kelanjutan operasional, melainkan fase konsolidasi dan pembuktian bagi Perumda Kota Probolinggo sebagai motor pelayanan publik dan pembangunan daerah.

Posting Komentar