GRESIK, Media Edy Macan – Masyarakat Desa Sukoanyar, Kecamatan Cerme, Kabupaten Gresik, menyampaikan tuntutan resmi agar Kepala Dusun (Kasun) Sukoanyar, Eko Prayitno, segera mengambil keputusan tegas terkait status jabatan dan pekerjaannya. Pasalnya, selain menjabat sebagai perangkat desa, yang bersangkutan diketahui juga bekerja sebagai pegawai di PT Wilmar, salah satu perusahaan besar yang beroperasi di wilayah Kabupaten Gresik.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, Eko Prayitno telah bekerja di perusahaan tersebut sebelum menjabat sebagai Kepala Dusun. Namun hingga kini, ia masih menjalankan kedua peran tersebut secara bersamaan tanpa adanya kejelasan terkait pilihan yang akan diambil.
Kondisi ini menimbulkan kekhawatiran di tengah masyarakat. Warga menilai, jabatan sebagai perangkat desa menuntut fokus, komitmen, dan dedikasi penuh dalam melayani kepentingan masyarakat, sehingga tidak seharusnya dirangkap dengan pekerjaan lain yang berpotensi mengganggu tugas pelayanan publik.
Masyarakat Desa Sukoanyar secara tegas meminta agar Eko Prayitno segera menentukan salah satu dari dua pilihan. Pertama, tetap menjabat sebagai Kepala Dusun Sukoanyar dengan mengakhiri hubungan kerja di PT Wilmar Gresik. Kedua, memilih fokus sebagai pegawai perusahaan dengan mengundurkan diri dari jabatan Kepala Dusun.
“Tuntutan ini demi kepentingan masyarakat. Perangkat desa harus bekerja secara maksimal dan profesional,” ujar salah satu warga. Ia juga menegaskan agar Kepala Desa Sukoanyar tidak menutup mata terhadap persoalan tersebut dan berani mengambil sikap tegas.
Warga meminta, apabila dalam waktu dekat tidak ada keputusan dari Eko Prayitno, maka Kepala Desa Sukoanyar bersama pihak terkait harus segera bertindak sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
“Sebagai perangkat desa, seharusnya fokus melayani masyarakat, bukan justru mengesampingkan kepentingan warga demi pekerjaan di perusahaan. Jika tidak segera ada keputusan, kami siap melakukan aksi demonstrasi agar yang bersangkutan mundur dari jabatannya,” tegas warga lainnya.
Langkah tegas ini dinilai penting untuk menjaga integritas pemerintahan desa serta memastikan seluruh perangkat desa menjalankan tugas dan tanggung jawabnya secara optimal.
Masyarakat juga berharap pemerintah desa bersama dinas terkait segera melakukan verifikasi dan evaluasi terhadap persoalan tersebut, guna menjamin keadilan serta kelancaran pelayanan publik di Desa Sukoanyar.
Sementara itu, hingga berita ini diturunkan, Kepala Desa Sukoanyar, Rupi’an, belum memberikan keterangan resmi terkait tuntutan warga tersebut.
Redaksi: Team
Posting Komentar