TPQ Musholla Al-Hasan Gelar Tes Kemampuan Santri, Perkuat Pembinaan Generasi Qur’ani di Surabaya


Surabaya, Media Edy Macan – TPQ Musholla Al-Hasan yang berlokasi di Kelurahan Kendangsari Gang 2 No. 36B, Kecamatan Tenggilis Mejoyo, Surabaya, menggelar kegiatan tes kemampuan santri sebagai bagian dari evaluasi pembelajaran sekaligus upaya peningkatan mutu pendidikan Al-Qur’an, Sabtu (—/—/2026).

Kegiatan ini dilandasi keyakinan bahwa Al-Qur’an merupakan cahaya kehidupan. Penanaman nilai-nilai Al-Qur’an sejak usia dini diharapkan mampu melahirkan generasi berakhlak Qur’ani, tidak hanya cakap dalam membaca, namun juga mengamalkan serta menjaga kemurniannya dalam kehidupan sehari-hari.

Sebanyak 23 santri mengikuti kegiatan tersebut dengan penuh antusias. Dari jumlah itu, 15 santri diuji pada materi tartil, tajwid, gharib, fashohah, sifatul huruf, serta hafalan surat Al-A’la hingga An-Nas. Sementara 8 santri lainnya mengikuti ujian tahfidz Juz 30 dan Juz 1 sebagai bukti kesungguhan mereka dalam menghafal Al-Qur’an.

Kepala TPQ Musholla Al-Hasan, Ustadz Mochamad Nadlir, S.E.I., menyampaikan bahwa tantangan pendidikan Al-Qur’an di era modern saat ini tidak hanya terletak pada kemampuan hafalan, tetapi juga pada pengaruh penggunaan gawai (handphone) yang dapat mengganggu fokus anak-anak.

“Jangan sampai anak-anak kita kalah oleh handphone dibandingkan dengan Al-Qur’an. Pengaruh HP sangat kuat. Oleh karena itu, peran orang tua sangat penting dalam membimbing, mendisiplinkan, serta mengarahkan putra-putrinya untuk rutin mengikuti kegiatan mengaji di musholla,” ujarnya.

Melalui kegiatan evaluasi ini, TPQ Musholla Al-Hasan berharap dapat terus menumbuhkan kecintaan santri terhadap Al-Qur’an, membentuk karakter yang beradab dan berilmu, serta melahirkan generasi Qur’ani yang mampu menerangi masa depan umat.

Sementara itu, salah satu pembina TPQ Musholla Al-Hasan, Hj. Ima, berpesan agar para santri senantiasa menjaga niat, tekun, istiqamah, dan ikhlas dalam menuntut ilmu Al-Qur’an.

Senada dengan hal tersebut, Ustadz Saruji, S.Pd, selaku pencetus Metode Al-Insyirah, menegaskan bahwa mempelajari dan menghafal Al-Qur’an bukan sekadar kewajiban, melainkan jalan menuju keberkahan hidup.
“Siapa yang bersungguh-sungguh menjaga Al-Qur’an, maka Allah SWT akan menjaga kehidupannya,” tuturnya.

Redaksi: Saruji
Editor: Mnd

0/Post a Comment/Comments

Kunjungi Kami
Untuk Kebutuhan
Bisnis Anda
Logo Karya Tenda Logo Partner Baru Logo Imparsial News