Lamongan, Media Edy Macan — Polres Lamongan menunjukkan respons cepat dan tanggap bencana dengan menyiagakan personel serta mendirikan Posko Siaga Bencana guna mengantisipasi dan menangani dampak banjir akibat luapan Sungai Bengawan Jero di wilayah Kecamatan Kalitengah, Kabupaten Lamongan.
Kasi Humas Polres Lamongan, IPDA M. Hamzaid, S.Pd, menjelaskan bahwa langkah kemanusiaan tersebut dilakukan berdasarkan perkembangan debit air Sungai Bengawan Jero yang terus mengalami peningkatan dalam beberapa hari terakhir.
“Di wilayah Kecamatan Kalitengah, tercatat sebanyak sembilan desa terdampak banjir dengan ketinggian air mencapai kurang lebih 70 sentimeter,” jelas IPDA M. Hamzaid.
Luapan air sungai mengakibatkan sejumlah rumah warga, fasilitas umum, serta tambak ikan tergenang. Meski tidak menimbulkan korban jiwa, banjir tersebut berdampak pada pemukiman warga serta menyebabkan gangguan akses jalan di beberapa titik.
“Dalam rangka penanggulangan bencana secara terpadu, Polres Lamongan bersinergi dengan instansi terkait serta elemen masyarakat untuk membantu warga yang terdampak dan membutuhkan pertolongan,” lanjutnya.
Sebagai langkah konkret, Polres Lamongan mendirikan Posko Pelayanan Kemanusiaan Siaga Bencana di depan Kantor Kecamatan Kalitengah. Personel yang disiagakan berasal dari unsur Sat Samapta, Sat Polairud, serta Polsek Kalitengah, lengkap dengan berbagai perlengkapan pendukung siaga bencana.
“Sebanyak 1 SST (Satuan Setingkat Peleton) atau 35 personel kami siagakan, berikut perlengkapan berupa 2 unit truk angkut, 2 unit mobil patroli, 3 unit perahu karet, 4 unit dayung, 10 rompi pelampung, 10 pasang sepatu boot, serta perlengkapan SAR lainnya berupa 1 unit perahu karet/LCR lengkap dengan dayung, 5 unit life jacket, 2 ring buoy, dan 1 unit mesin tempel,” rincinya.
IPDA M. Hamzaid menambahkan, apabila kondisi genangan air masih memungkinkan, kendaraan dinas berupa truk akan digunakan untuk membantu antar-jemput anak sekolah dan mobilitas warga.
“Namun apabila kondisi air tidak memungkinkan, evakuasi serta mobilitas warga akan dilakukan menggunakan perahu karet yang telah disiagakan di lokasi,” tambahnya.
Seluruh langkah tersebut, kata dia, merupakan wujud pengabdian Polri dalam kegiatan kemanusiaan serta bentuk kehadiran Polri di tengah masyarakat.
“Upaya ini dilakukan untuk memastikan masyarakat terdampak banjir tetap merasa aman serta mendapatkan pelayanan dan perlindungan secara maksimal,” pungkasnya.

Posting Komentar