Tak Sekadar Berobat, Terobosan Baru Puskesmas Besuki Tingkatkan Kenyamanan Warga

 

Situbondo, Media Edy Macan — Puskesmas (PKM) Besuki, Kabupaten Situbondo, terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan mutu pelayanan kesehatan bagi masyarakat. Sebagai bentuk inovasi dan penguatan layanan, PKM Besuki secara resmi meluncurkan dua program unggulan, yakni Layanan Fisioterapi serta Program Pelayanan Service Excellent Kakang Embhug Aurora, Rabu (14/1/2026).

Peluncuran kedua program tersebut menjadi langkah strategis Puskesmas Besuki dalam memberikan pelayanan kesehatan yang semakin profesional, ramah, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat. Inovasi ini juga merupakan bagian dari upaya Puskesmas Besuki untuk mencapai target “Naik Kelas” pada tahun 2026.

Layanan Fisioterapi yang kini tersedia di Puskesmas Besuki dihadirkan untuk menjawab kebutuhan masyarakat akan pelayanan pemulihan fungsi gerak, pengurangan nyeri, serta peningkatan kualitas hidup pasien. Pelayanan ini ditangani langsung oleh tenaga fisioterapis profesional yang bekerja sesuai dengan standar pelayanan kesehatan yang berlaku.

Dengan hadirnya layanan fisioterapi di tingkat puskesmas, masyarakat tidak lagi harus dirujuk ke fasilitas kesehatan yang lebih jauh untuk mendapatkan terapi pemulihan. Hal ini diharapkan mampu meningkatkan akses layanan kesehatan yang lebih merata, efektif, dan efisien.

Selain layanan fisioterapi, PKM Besuki juga meluncurkan inovasi pelayanan berbasis service excellent melalui program Kakang Embhug Aurora. Program ini dirancang untuk memberikan pendampingan serta kemudahan bagi masyarakat dalam mengakses seluruh layanan kesehatan di Puskesmas Besuki.

Petugas Kakang Embhug Aurora akan menyambut pengunjung sejak pintu masuk puskesmas, memberikan informasi terkait alur pelayanan, serta mengarahkan pasien selama proses pelayanan berlangsung. Kehadiran petugas ini diharapkan dapat menciptakan suasana pelayanan yang lebih nyaman, tertib, dan humanis, sekaligus mengurangi kebingungan masyarakat saat mengakses layanan kesehatan.

Sebagai bentuk keterbukaan dan komitmen terhadap perbaikan berkelanjutan, Puskesmas Besuki juga meluncurkan inovasi sistem kritik dan saran berbasis barcode (QR Code) yang memudahkan masyarakat menyampaikan masukan secara digital. Selain itu, tetap disediakan kotak kritik dan saran manual bagi masyarakat yang belum terbiasa menggunakan layanan digital.

Inovasi tersebut bertujuan untuk menampung aspirasi masyarakat secara cepat, transparan, dan akuntabel, sehingga Puskesmas Besuki dapat terus melakukan evaluasi serta peningkatan kualitas pelayanan.

Kepala Puskesmas Besuki, dr. Ni Made Rai Putri Miranti, menyampaikan bahwa peluncuran layanan fisioterapi dan program Kakang Embhug Aurora merupakan bagian dari strategi besar dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan secara menyeluruh.

“Layanan fisioterapi dan Kakang Embhug Aurora merupakan bentuk komitmen kami untuk memberikan pelayanan kesehatan yang profesional, ramah, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat. Ini adalah langkah nyata Puskesmas Besuki menuju target besar Naik Kelas pada tahun 2026,” ujarnya.

Dengan diluncurkannya berbagai inovasi tersebut, Puskesmas Besuki mengajak seluruh masyarakat untuk memanfaatkan layanan kesehatan yang tersedia secara optimal. Diharapkan, inovasi ini mampu memberikan kemudahan, kenyamanan, serta pelayanan kesehatan yang lebih berkualitas bagi seluruh lapisan masyarakat.

Puskesmas Besuki menegaskan komitmennya untuk terus berbenah dan berinovasi demi terwujudnya pelayanan kesehatan yang profesional, humanis, dan berdaya saing, sejalan dengan visi peningkatan mutu layanan kesehatan di Kabupaten Situbondo.

Redaksi: Team
Editor: Mnd

0/Post a Comment/Comments

Kunjungi Kami
Untuk Kebutuhan
Bisnis Anda
Logo Karya Tenda Logo Partner Baru Logo Imparsial News