Status Siaga Merah Ditetapkan, Pemkab Lamongan Maksimalkan 15 Pompa Air Tekan Genangan di Sejumlah Wilayah


LAMONGAN, Media Edy Macan – Pemerintah Kabupaten Lamongan mengerahkan 15 unit pompa air untuk mengatasi genangan di sejumlah wilayah akibat hujan berintensitas tinggi dan meningkatnya debit sungai. Langkah ini dilakukan sebagai upaya percepatan penanganan banjir agar genangan air segera surut.

Kepala Dinas Sumber Daya Air dan Bina Konstruksi (DSDABK) Kabupaten Lamongan, Erwin Sulistya Pambudi, mengatakan pompa-pompa tersebut difokuskan di titik-titik strategis, salah satunya di Pintu Rolak Kuro.

“Awalnya kapasitas pompa di Rolak Kuro sebesar 8.500 liter per detik yang merupakan kewenangan pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten. Sejak ditetapkannya status siaga merah pada 14 Januari 2025, kapasitas ditingkatkan menjadi 9.900 liter per detik dengan total 15 pompa yang dioperasikan,” jelas Erwin, Selasa (20/1/2026), di Kantor DSDABK Lamongan.

Selain penambahan kapasitas, durasi operasional pompa juga diperpanjang. Sejak 27 Desember 2025, pompa di Rolak Kuro dioperasikan lebih lama, mulai pukul 07.00 hingga 20.00 WIB, guna mempercepat penurunan genangan air.

Erwin mengungkapkan, hingga saat ini terjadi peningkatan volume air di sejumlah sungai. Tinggi muka air di Kali Blawi tercatat naik sekitar 75 sentimeter, sementara Bengawan Solo mengalami kenaikan hingga 152 sentimeter.

“Pengoperasian pompa air menjadi langkah penting untuk menekan genangan di wilayah Kabupaten Lamongan,” tegasnya.

Ia menambahkan, penanganan genangan tidak hanya difokuskan pada penurunan tinggi muka air, tetapi juga pada pengurangan durasi genangan agar aktivitas masyarakat tetap dapat berjalan meski terjadi hujan deras.

Selain pompanisasi, Pemkab Lamongan juga melakukan pembuangan air secara gravitasi melalui sejumlah saluran, di antaranya Kali Corong, Kali Wangen, Kali Tebaloan, dan Kali Bendungan, untuk mempercepat aliran air ke hilir.

Pemkab Lamongan memastikan pemantauan debit air serta kesiapsiagaan pompa akan terus dilakukan secara intensif sebagai langkah antisipasi menghadapi potensi cuaca ekstrem ke depan.

Redaksi: Ibnu
Editor: Mnd

0/Post a Comment/Comments

Kunjungi Kami
Untuk Kebutuhan
Bisnis Anda
Logo Karya Tenda Logo Partner Baru Logo Imparsial News